src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kapal Dihantam Ombak, Korban KM Fitri 05 Ditemukan Selamat di Perairan Donggala, Sulawesi Tengah. Foto: Ist. HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sebuah kapal dari Pelabuhan Toli-Toli menuju Kabupaten Berau, KM Fitri 05 alami hilang kontak pada Sabtu, 8 April 2023. Beruntung, para korban ditemukan selamat di Perairan Donggala, Sulawesi Tengah pada 10 April 2023.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat mengatakan, KM Fitri 05 dinyatakan tenggelam akibat dihantam ombak.
Dari informasi yang diterima oleh pemilik kapal, Nurdin, bahwa kapal tersebut digunakan oleh anak buahnya, pada Jumat 7 April 2023 sekira pukul 06.00 WITA.
Dirinya menyampaikan, kapal dihantam angin barat dan gelombang besar, sehingga kapal pecah. Kemudian Nakhoda KM Fitri 05, berinisiatif membuat rakit, dan menyuruh awak kapal naik ke rakit untuk menyelamatkan diri.
“Jadi saat berlayar, kapal dihantam ombak. Sehingga bagian kapal pecah dan korban nyaris tenggelam,” jelasnya pada Selasa, 11 April 2023.
Karena besarnya gelombang dan kencangnya angin membuat para korban hanyut sampai ke Donggala. Diketahui, para korban ditemukan oleh juragan Kapal Avatar bernama Majid yang melihat dari kejauhan, ada rakit yang terombang ambing.
“Setelah didekati, ternyata mereka sudah hanyut beberapa hari dan ditemukannya itu pada hari Senin, 10 April 2023 sekira pukul 10.00 WITA dalam keadaan lemas,” tuturnya.
Dikatakan, para korban kemudian dibawa ke daratan tepatnya di Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
“kondisi korban sudah membaik dan sudah berkomunikasi dengan keluarga termasuk pemilik kapal KM Fitri 05,” ucapnya.
Adapun identitas korban yakni, Mas’ud selaku nakhoda, Surianto, Safrudin, Arwin, Rustam, dan penumpang KM Fitri yakni Kartini, Rani, Reska, dan Rafil,
“Semua korban selamat. Untuk koordinat kapal belum ditemukan, termasuk sisa-sisa puing kapal,” pungkasnya.
Penulis: Riska