src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> ‎KALA FEST 2026: Festival Tempoe Doeloe Tahun Kedua Sukses Digelar di Citra Niaga

‎KALA FEST 2026: Festival Tempoe Doeloe Tahun Kedua Sukses Digelar di Citra Niaga

waktu baca 2 menit
Rabu, 10 Jun 2026 19:05 9 huldi amal

‎HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Perhelatan Kalimantan Art Culture and Lokal Aktie Festival (KALA FEST) kembali sukses digelar untuk tahun kedua pada 5–7 Juni 2026 di kawasan Citra Niaga Samarinda.

‎Mengusung tema Festival Tempoe Doeloe, kegiatan ini berhasil menyedot antusiasme masyarakat. Bukan hanya Samarinda, tapi daerah lain seperti Tenggarong. Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.

‎Festival yang diinisiasi oleh Tirtonegoro Foundation ini menghadirkan suasana khas masa lampau, melalui beragam pertunjukan seni, parade busana jadul, kuliner tradisional, serta aktivitas komunitas kreatif. Selama tiga hari pelaksanaan, kawasan Citra Niaga dipadati pengunjung sejak sore hingga malam hari.

‎Inisiator program acara, Dr. Rahmad Azazi Rhomantoro, menyampaikan bahwa KALA FEST merupakan upaya menghadirkan kembali memori kolektif masyarakat sekaligus menghidupkan ruang publik berbasis sejarah.

‎”Konsep Tempoe Doeloe tidak hanya bernilai nostalgia, tetapi juga menjadi medium edukasi dan penguatan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman,” tegas dosen UINSI Samarinda ini, Rabu 10 Juni 2026.

‎Kepadatan pengunjung terlihat jelas terutama pada jam puncak, dengan estimasi kehadiran mencapai sekitar 7.000 hingga 10.000 orang per hari. Diprediksi, total pengunjung selama tiga hari berkisar 21.000 hingga 30.000 orang. Area panggung, lorong tenant, hingga zona kuliner dipenuhi masyarakat yang menikmati rangkaian acara.

‎Keberhasilan penyelenggaraan tahun kedua ini menegaskan posisi KALA FEST sebagai salah satu agenda budaya yang semakin diperhitungkan di Kalimantan Timur. ‎Selain menjadi ruang ekspresi seni dan budaya, festival ini juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan komunitas kreatif.

‎Dengan semangat kolaborasi dan pelestarian kearifan lokal, KALA FEST diharapkan terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas budaya serta menghidupkan kembali denyut ruang publik kota Samarinda. ‎”Target kami, KALA FEST ketiga akan lebih meriah lagi, dan banyak pihak yang terlibat,” (Andri)

LAINNYA
x