src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pesona Batik Berau Fest 2022 Resmi Berakhir

Pesona Batik Berau Fest 2022 Resmi Berakhir

2 minutes reading
Thursday, 15 Dec 2022 21:15 441 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Penutupan Pesona Batik Berau Fest 2022 digelar pada Kamis, 15 Desember 2022. Beberapa acara seperti talk show motif batik Berau, lomba fashion show batik Berau, dan lomba desain motif batik Berau jadi pamungkas.

Kepala Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau, Sri Aslinda Gamalis menyampaikan event ini menjadi upaya pengembangan kualitas dan kuantitas sumber daya pelaku industri kreatif yang merupakan lokomotif ekonomi kreatif dan pariwisata Kabupaten Berau.

“Acara ini diharapkan dapat menyatukan semua elemen seperti desainer, lembaga akademis, industri kecil, pengrajin, kuliner, hingga pemerintah untuk meningkatkan daya kreativitas masyrakat yang ada di Kabupaten Berau,” jelasnya.

Diharapkan ke depan ada gerakan fashion yang ruang lingkupnya besar bertujuan untuk membangun industri kreatif di Kabupaten Berau. Hal ini juga dapat menunjang parjwisata berbasis kearifan lokal.

Pihaknya akan fokus pada aspek pelatihan dan pengembangan desain, bantuan alat, dan standardisasi produk serta memfasilitasi pilot project jenama lokal.

“Momen seperti ini sekaligus diharapkan memberikan pemahaman akan kepedulian konsumen dan produsen fashion terhadap kelestarian lingkungan,” ucapnya.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, event seperti ini terus didorong dengan melakukan kolaborasi dengan Dekranasda Berau.

“Ke depan kita berharap acara seperti ini dapat dilaksanakan dengan lingkup yang lebih luas. Sehingga lebih banyak lagi pengrajin batik dan peserta yang berpartisipasi,” tegasnya.

Dirinya berharap hal ini menjadi prioritas OPD untuk meningkatkan SDM pengrajin batik sehingga dapat menghasilkan produk dengan mutu yang lebih baik lagi.

“Saat ini sudah era digital, apapun itu kita harus siap. Untuk itu kita juga harus mempersiapkan pengrajin-pengrajin dengan pemahaman akan era digitalisasi,” ucapnya.

“Minimal kita bisa memenuhi kebutuhan yang ada di daerah terlebih dahulu, serta mendorong seluruh OPD atau jajaran pemerintah untuk memakai batik Berau,” pungkasnya.

Penulis: Riska

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x