src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Jelang Lebaran, Pemkab Berau Gelar Operasi Pasar hingga Serahkan Bantuan Pangan

Jelang Lebaran, Pemkab Berau Gelar Operasi Pasar hingga Serahkan Bantuan Pangan

2 minutes reading
Tuesday, 17 Mar 2026 14:53 74 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Gerakan Pangan Murah, Operasi Pasar LPG 3 Kg, dan Penyaluran Bantuan Pangan kepada 12.212 KK secara simbolis pada Selasa, 17 Maret 2026 di Tribun Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok sebagai upaya memastikan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, inflasi yang tidak terkendali akan berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus menghadirkan berbagai langkah strategis salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar secara berkelanjutan, termasuk menjelang Ramadan dan Idulfitri. “Gerakan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan yang terjangkau, berkualitas, dan merata, baik di wilayah pesisir, perkotaan hingga kampung,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Berau. (Riska/headlinekaltim.co)

Selain pasar murah, Pemkab Berau juga melaksanakan operasi pasar gas LPG 3 kg dengan menyalurkan sekitar seribu tabung gas kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan energi rumah tangga sekaligus mendukung pelaku usaha kecil agar tetap dapat beraktivitas.

“Bantuan pangan disalurkan secara langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan membantu warga yang membutuhkan, serta tepat sasaran,” ucapnya.

Sri mengatakan, program tersebut sejalan dengan agenda pembangunan daerah tahun 2026 yang menitikberatkan pada penguatan kedaulatan pangan dan kemudahan akses masyarakat terhadap bahan pokok. “Kita tidak ingin ada masyarakat Berau yang kesulitan mendapatkan beras, minyak, gula, maupun komoditas lainnya. Pemerintah harus hadir memastikan distribusi lancar, merata, dan harga tetap terkendali,” tegasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa upaya menjaga ketahanan pangan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas. Ia juga berharap Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dapat bekerja maksimal dalam memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga di seluruh wilayah Kabupaten Berau.

“Ini harus menjadi momentum memperkuat sinergi dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan agar pengendalian inflasi bisa berjalan efektif, terutama menjelang Idulfitri,” pungkasnya. (Riska)

LAINNYA
x