src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Salehuddin (foto: Humas DPRD Provinsi Kaltim/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Salehuddin meminta kepada Pemprov Kaltim untuk mengefektifkan asetnya yang sudah lama tak terpakai untuk difungsikan sebagai kantor OPD yang kondisinya kurang layak.
Dia menyebutkan salah satu OPD yang harus diperhatikan adalah Dinas Perpustakaan Daerah Kaltim. Yang mana, posisi gedung yang saat ini dinilai tak lagi strategis untuk dikunjungi masyarakat, karena berada di lokasi rawan banjir.
“Sekilas mungkin ini tidak penting, tapi ke depan ini sangat penting. Segera mengalokasikan, mengefektifkan aset Pemprov yang tidak terpakai menjadi fasilitas perpustakaan agar literasi Kaltim meningkat. Ini jaminan masyarakat untuk bisa berperan di IKN juga, ” katanya.
Salehuddin mengaku prihatin dengan keberadaan bangunan gedung Dinas Perpustakaan Daerah Kaltim. Dengan kondisi banjir, kata dia, tentu minat masyarakat untuk datang berkunjung sangat kecil.
“Kita prihatin keberadaan bangunan Perpustakaan yang saat ini banjir jika hujan. Kita boleh mengesampingkan ini, tapi ini bagian upaya kita untuk bagaimana menumbuhkan minat baca akan sulit. Bagaimana masyarakat mau datang kalau fasilitasnya saja berpolemik sekian tahun, ” katanya.
Dia menilai, Pemprov tidak fokus pada peningkatan sumber daya manusia, sehingga untuk bangunan Perpustakaan saja tidak diperhatikan.
“Pemprov tidak memiliki fokus pada peningkatan SDM. Padahal ini penting, karena dengan rendahnya minat baca dan tidak didorongnya fasilitas, maka literasi kita akan rendah, ” katanya.
“Ini juga akan berdampak pada rendahnya daya saing masyarakat Kaltim, rendahnya Indek Pembangunan Masyarakat Kaltim dan rendahnya income, ” pungkasnya. (Adv/Ningsih)