src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Bupati Minta Pelatihan Desainer dan Kerajinan Kayu Lebih Diperbanyak

Bupati Minta Pelatihan Desainer dan Kerajinan Kayu Lebih Diperbanyak

waktu baca 2 menit
Sabtu, 26 Nov 2022 19:11 508 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kukar Edi Damansyah meminta dinas terkait yang ingin membuat program pelatihan pemberdayaan masyarakat agar memperbanyak program berbasis produk kerajinan kayu dan desain grafis.

“Kalau bisa, jangan diperbanyak pelatihan servis elesktronik seperti mesin Cuci, TV serta barang elektronik lainnya karena peminatnya sangat sedikit. Apalagi, peminat yang ingin menjadi tukang servis elektronik juga sedikit,” ungkap Ketua PDIP Kukar ini, Sabtu 26 November 2022, saat menutup pelatihan perkayuan dan desain grafis garapan Perseroda Tunggang Parangan dan komunitas pecinta kayu (Kompak) serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Edi menyebut pelatihan perkayuan masih sangat prospek di Kukar karena bahan baku yang melimpah. Banyak limbah kayu yang bisa bernilai ekonomis jika diolah dengan citarasa seni.

“Saat saya kunjungan ke Tabang, saya melihat banyak sekali kayu sisa atau limbah kayu menumpuk saja, ini sangat sayang sekali jika tidak diolah. Padahal, Jepang sangat butuh produk kayu,” sebut mantan Sekda Kukar ini.

Kepada Perseroda TP, Edi berharap terus melakukan banyak inovasi program.  Pelatihan hari ini harus ada program kelanjutannya agar tidak sia-sia saja.

“Lima tahun ke belakang, Dinas Perkebunan (Disbun) melaksanakan pelatihan perkebunan, sampai saat ini, data kelompok masyarakat yang merasakan dampak dari pelatihan tersebut tidak ada. Penyebabnya, usai pelatihan dibiarkan saja tidak ada pendampingan dan program lanjutan,” tegasnya.

Dirut Perseroda TP Kukar, Awang Muhammad Luthfi, yang juga Ketua Kompak berujar, program pelatihan perkayuan sudah sejak lama digagas berkolaborasi dengan OPD dan PT MHU.

Program sempat mengalami kendala karena pandemi COVID-19. Kali ini, peserta pelatihan berasal dari enam kecamatan yang berkeinginan mengembangkan usaha perkayuan.

“Kami ingin bisnis perkayuan dari hulu dan hilir agar bisa berdampak secara luas. Produk perkayuan Kukar sangat prospek, ada beberapa orderan yang kami terima dari berbagai daerah seperti Kutai Barat bahkan ada yang order dari Jepang. Karena produk kayu yang diolah di Idea Bornea buatan orang Kukar sudah mirip dengan produk Informa,” sebutnya.

Penulis: Andri

LAINNYA
x