23.9 C
Samarinda
Saturday, April 20, 2024

Investor Bangun Industri Kayu di Maloy, Isran: Dia Ingin 1.800 Hektare

HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA – Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, beberapa waktu lalu ada pengusaha yang ingin berinvestasi di kawasan khusus ekonomi Maloy dalam bidang industri kayu.

“Beberapa waktu lalu ada pengusaha yang ingin berinvestasi di kawasan itu. Dia ingin 1.800 bahkan 2.000 hektar. Dia ingin membangun industri kehutanan dan berbagai jenis produk di situ. Kita tunggu saja, mana yang tepat, mana nasib baiknya,” kata Isran saat kunjungan kerja ke wilayah utara Kaltim, Jumat (25/6/2021).

Isran mengakui iklim investasi di Kaltim terbilang sulit. Dengan persoalan sosial dan kepastian hukum. Untuk itu, dirinya telah berhubungan dengan pemerintahan asal negara investor tersebut.

Apalagi, Kebutuhan investasi yang besar di Kaltim, menurutnya, memerlukan kepastian jaminan hukum dari pemerintah pusat yakni Keputusan Presiden (Keppres).

“Kala nasibnya, dia (investor) cabut, ya terima. Karena memang masalahnya tempat kita, ini serba sulit. Ini adalah yang harus disegerakan. Saya sudah berhubungan dengan negara asal investor, ada 3 dan bukan sebagai kontraktor. Kalau itu mau, maka tidak ada persoalan yang dipayungi oleh sebuah Keppres. Itulah nasib Kaltim, nasibnya bisa seperti itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor menjawab kegelisahan yang disampaikan Bupati Kutai Timur (Kutim) soal meroketnya harga sewa kawasan khusus Maloy.

Dikatakan orang nomor satu di Kaltim ini, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan tersebut dan segera melakukan rapat bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim dan pihak-pihak terkait.

“Saya kira ini informasi akan kita koordinasi selama seminggu ini. Kita akan rapat dan meninjau bersama Pemkab,” ucap Gubernur Isran Noor saat menggelar silaturahmi di kantor Pemkab Kutim, tadi malam.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU