30.9 C
Samarinda
Thursday, May 13, 2021

Investasi Smelter Nikel di Kawasan Industri PPU Tak Ada Kabar

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Investasi pembangunan smelter nikel di Kawasan Industri Buluminung atau KIB di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga kini tak terdengar kabarnya lagi.

Pembangunan oleh investor asing asal Tiongkok sempat santer pada tahun 2015 lalu, pada saat masa kepemimpinan bupati Yusran Aspar.

Pada saat itu, persiapan lahan untuk membangun pabrik pengolahan nikel tersebut masih terkendala izin dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Timur.

Untuk pembuatan sertifikat pinjam pakai lahan atau hak guna usaha (HGU) tersebut, BPN Provinsi Kaltim meminta dibuatkan analisis dampak lingkungan (Amdal).

Saat diminta konfirmasinya, Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, mengakui, wacana smelter nikel sudah tidak ada kabarnya lagi.

Baca Juga  Gubernur Kaltim Pimpin Upacara HUT ke-75 RI di Tengah Pandemi

“Dulu setahu saya ada, tapi sudah tidak ada kabarnya lagi,” ungkap Hamdam, Rabu, 5 Agustus 2020.

Hamdam mengatakan, di Kawasan Industri Buluminung saat ini ada 4 perusahaan yang beraktivitas, yakni Eastkal, Waskita Precast, Perusda Benua Taka, dan Rabani.

Baca Juga  Kebakaran di Mangkuraja 2, 10 Relawan Angkat Mobil Warga

Luas perencanaan KIB sendiri diperkirakan sekitar 400 hektare. Saat ini, hanya ada 4 perusahaan yang beraktivitas sejak tahun 2015.

Penulis: Teguh

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar