24.1 C
Samarinda
Saturday, April 20, 2024

Meninggal dengan Status Probable, Kepala DPKP PPU Tinggalkan Istri Positif Covid-19

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Dua pasien berstatus probable Covid -19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol Covid-19. Hingga kini, hasil tes swab keduanya masih ditunggu.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 PPU, dr. Arnold Wayong mengatakan, dua pasien probable yang tutup usia pada Senin, 17 Agustus 2020, malam, adalah Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Yogyana dan seorang pendeta (68) asal Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku.

Kedua pasien tersebut sebelumnya menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung.

“Almarhum Bapak Yogyana berstatus probable Covid-19 dan pendeta asal Maridan juga dinyatakan probable. Mulai dirawat minggu lalu dengan hasil rapid test reaktif. Kami masih menunggu hasil swab keduanya,” jelas Arnold, Selasa, 18 Agustus 2020.

Lebih lanjut Arnold menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai pasien probable, dilakukan rapid test kepada Kepala DPKP PPU karena dia merupakan suami dari pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan kode PPU 37 asal Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, PPU.

PPU 37 tercatat sebagai salah satu ASN di Inspektorat PPU dan sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Siloam Balikpapan.

“Karena istri Kepala DPKP berstatus konfirmasi atau positif covid-19, maka kami lakukan rapid test dengan hasil reaktif, lalu dilakukan pengambilan sampel swab untuk diuji, tetapi hasil swab belum kami terima sehingga pasien berstatus probable Covid-19 karena ada penyakit penyerta atau komorbid berupa diabetes,” beber Arnold.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU