src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Investasi di IKN Tembus Rp62 Triliun: Dari Hotel Mewah hingga Sekolah Internasional

Investasi di IKN Tembus Rp62 Triliun: Dari Hotel Mewah hingga Sekolah Internasional

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Mei 2025 11:20 254 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan geliat positif. Hingga April 2025, total investasi yang sudah terealisasi di kawasan yang meliputi sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mencapai angka fantastis: Rp62,08 triliun. Lima kata kunci utama dari berita ini adalah investasi IKN, pembangunan Nusantara, investor swasta, proyek strategis, Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan kabar ini saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis (22/5). Ia menyebutkan bahwa hingga April, sudah ada 42 perusahaan yang resmi menanamkan modalnya di kawasan IKN. Angka ini terus bertambah seiring meningkatnya minat investor terhadap prospek ibu kota baru Indonesia.

“Tercatat sampai April 2025, ada 42 perusahaan jalankan investasi di IKN dengan nilai capai Rp62,08 triliun,” ujar Basuki kepada awak media. Pernyataan ini menegaskan komitmen kuat dari para pelaku usaha dalam mendukung transformasi monumental tersebut.

Tak berhenti di situ, Basuki juga mengungkapkan bahwa pada 21 Mei 2025, enam investor baru kembali menandatangani kerja sama strategis dengan total nilai investasi tambahan sebesar Rp3,65 triliun. Investasi ini mencakup beragam sektor mulai dari kuliner, perhotelan, pendidikan, hingga properti komersial dan residensial.

Enam perusahaan yang baru saja bergabung dalam gelombang investasi di IKN memberikan warna tersendiri. Mereka membawa proyek-proyek yang bukan hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan budaya yang signifikan.

  1. PT Solusi Harapan Nusantara akan membangun pusat kuliner modern di atas lahan sekitar 1.800 meter persegi. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu magnet wisata kuliner dan pusat UMKM di masa depan.
  2. PT Makmur Berkah Hotel (MBH) menghadirkan hotel bintang lima di bawah jaringan internasional Marriott. Hotel ini akan berdiri di atas lahan seluas 2,04 hektare, dan diyakini akan menjadi ikon hospitality di jantung ibu kota baru.
  3. PT Australia Independent School (AIS) Nusantara turut hadir dengan pembangunan sekolah internasional berkapasitas 750 siswa. Dengan kurikulum International Baccalaureate (IB), fasilitas ini dibangun di lahan 7.900 meter persegi dan akan memiliki bangunan setinggi 10.000 meter persegi.
  4. PT Maxi Nusantara Raya menyiapkan supermarket modern lengkap dengan area kuliner Food & Beverage, di atas lahan 0,21 hektare, yang akan menjadi pusat perbelanjaan modern bagi warga IKN.
  5. PT Kreasibeton Nusapersada membangun kawasan terpadu yang mencakup apartemen, perkantoran swasta, dan supermarket di atas lahan sekitar 9.342 meter persegi.
  6. PT Daya Mulia Turangga membangun kompleks perkantoran dan area komersial di lahan seluas 2,88 hektare, menambah kapasitas ruang kerja di kawasan tersebut.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menyatakan bahwa kehadiran investor-investor ini adalah hasil dari kerja keras Otorita IKN dalam memfasilitasi dan mempercepat realisasi investasi. Ia juga menggarisbawahi bahwa IKN bukan hanya sekadar proyek pemindahan ibu kota, melainkan simbol kolaborasi nasional dan global untuk pembangunan berkelanjutan.

“Kerja sama yang terjalin akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan berkelanjutan Kota Nusantara, serta membuka peluang bagi masyarakat dan dunia usaha,” ujar Agung.

Menurutnya, keterlibatan sektor swasta tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga membawa inovasi, keahlian, dan jaringan global yang dibutuhkan IKN untuk tumbuh menjadi kota masa depan.

Mengapa begitu banyak investor tertarik dengan proyek ini? Beberapa alasan utama antara lain:

  • Dukungan penuh dari pemerintah pusat dan kejelasan regulasi yang diberikan Otorita IKN.
  • Proyeksi pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kawasan tersebut.
  • Infrastruktur dasar yang terus dibangun, termasuk akses transportasi, utilitas, dan jaringan komunikasi.
  • Status sebagai proyek strategis nasional, membuat investasi di IKN diprioritaskan dalam berbagai aspek perizinan dan dukungan kebijakan.

Salah satu pengusaha yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa peluang di IKN sangat menarik karena kawasan ini dirancang dari nol dengan mengadopsi prinsip kota pintar dan berkelanjutan.

Artikel Asli baca di antaranews.com

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x