src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Inovasi Siswa SMPN 6 Loa Janan, Ciptakan Pupuk Cair dari Daging Ikan Lele

Inovasi Siswa SMPN 6 Loa Janan, Ciptakan Pupuk Cair dari Daging Ikan Lele

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Jan 2024 23:00 525 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Inovasi yang dilakukan siswa SMPN 6 Loa Janan Desa Tani Harapan patut diacungi jempol. Tim yang terdiri dari enam siswa berhasil menciptakan pupuk cair Asam Amino (ASNO) yang dapat membantu pertumbuhan tanaman.

Latar belakang ide membuat pupuk cair ASNO karena kondisi tanah yang ada di Desa Tani Harapan memiliki kandungan asam sangat tinggi. Pertumbuhan tanaman menjadi lebih lambat.

Hasil inovasi siswa ini didaftarkan mengikuti lomba Inovasi Daerah Pemkab Kukar yang diinisiasi Badan Riset dan Inovasi Daerah(BRIDA) tahun 2023. “Di Tani Harapan 90 persen masyarakatnya berprofesi sebagai petani,” sebut Kepala SMPN 6 Loa Janan, Nurdin, Selasa 23 Januari 2024.

Terkadang petani dihadapkan dengan kondisi harga pupuk yang mahal di pasaran. Sedangkan penggunaan pupuk kimia juga mempengaruhi kondisi lingkungan. Jadi, pupuk cair organik dianggap sebagai solusinya.

Pupuk ini bukan hanya bisa dipakai untuk menyuburkan tumbuhan. Untuk menetralkan bau limbah kolam ikan juga sudah berhasil diuji coba. “Pupuk ASNO buatan siswa kami berbahan utama dari ikan Lele,” jelasnya.

Untuk meracik pupuk organik, bahan baku ikan lele diblender dalam keadaan mentah secara utuh lalu dicampur dengan gula aren asli serta susu tawar tanpa gula. Kemudian difermentasi selama beberapa hari. Cara penggunaan bisa disiram secara langsung ke media tanam atau bisa juga disemprot.

“Pupuk sudah kami pakai di internal sekolah, sedangkan di luar sekolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) desa kami,” ucapnya.

Salah satu siswa pembuat pupuk, Diah Raihana yang masih duduk di kelas 8 menyebut, timnya membuat pupuk ASNO dipandu guru pendamping. Guna mencari referensi, mereka mencarinya di saluran video, Youtube.

Dari bahan dasar 1 Kg ikan lele, mampu menghasilkan 4 liter pupuk. “Untuk mengaplikasikan pupuk cair, dengan 100 ml pupuk bisa dicampur dengan 10 liter air. Memakai pupuk cair buatan kami lebih irit dan hemat biaya, serta efektif untuk pertumbuhan tanaman,” katanya.(Andri)

 

Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

LAINNYA
x