src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Puskesmas di Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi untuk memberi layanan yang terbaik kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Puskesmas Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu, yang membuat program inovasi Gerakan Peduli Pemeriksaan Kehamilan (Garpu Perak).
”Tingkat partisipasi pemeriksaan kehamilan sebelum adanya Garpu Perak sebesar 65,15 persen, sedangkan setelah adanya program Inovasi tersebut jadi tinggi capai 95,05 persen,” sebut dokter yang bertugas di Puskesmas Jonggon Jaya, Andita Puteri.
Ia menyadari penyebab tingkat partisipasi pemeriksaan kehamilan yang rendah ke Puskesmas karena kondisi geografis dan jarak tempuh rumah warga ke Puskesmas.
”Secara teknis, Garpu Perak pemeriksaan kehamilan secara mobile, jadi masyarakat kita kunjungi secara rutin,” jelasnya.
Jika mengacu standar layanan ke masyarakat, proses Antenatal harus dilakukan secara rutin.
Dia menyebut, selama masa kehamilan idealnya dilakukan pemeriksaan sebanyak enak kali.
Pemeriksaan rutin yang dilakukan meliputi USG, konsultasi kesehatan, pemberian obat dan vitamin, serta aksi perawatan lainnya. Sehingga bagian tersebut, menjadi pelayanan yang terbaik.
”Dampak lainnya, angka stunting yang di 2022 tembus 11,76 persen, pada 2024 mencapai 6,3 persen, ada penurunan yang cukup signifikan,”ungkapnya.
Untuk persoalan kelahiran berat bayi rendah, juga memberikan dampak penurunan, dari 8,53 persen jadi 7,97 persen. Kami mendapat dukungan dari Pemdes, kader dan perusahaan.
”Mari kita wujudkan ibu hamil sehat bayi lahir berkualitas,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Jonggon Jaya, Surojo Hendriyanto sangat mendukung program Inovasi tersebut dan siap memberikan bantuan operasional tiap tahunnya.
Kades Margahayu Rusdi juga sangat mengapresiasi adanya program Inovasi Garpu Perak, karena memberikan dampak baik ke masyarakat.
”Masyarakat sangat terbantu dengan adanya program Garpu Perak,” tegasnya.
Program Garpu Perak ikut serta dalam pekan inovasi dan kreatifitas tahun 2024 inisiatif bidang Inovasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRINDA) Kukar.(ADV/Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya