src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> IGD Walet RSUD dr. Abdul Rivai Resmi Beroperasi

IGD Walet RSUD dr. Abdul Rivai Resmi Beroperasi

2 minutes reading
Friday, 3 Oct 2025 17:21 348 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih meresmikan Gedung Baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) Walet RSUD dr. Abdul Rivai pada Jumat, 3 Oktober 2025 di Jalan Pulau Panjang, Tanjung Redeb.

“Kita patut bersyukur karena memiliki gedung IGD yang lebih representatif. Saya harap ke depan akan memberikan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat Berau,” ucapnya.

Pembangunan infrastruktur IGD Walet ini merupakan komitmen Pemkab Berau dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang baik dan prima. Pihaknya berupaya agar masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas.

“Untuk itu, mari kita manfaatkan gedung ini dengan sebaik-baiknya agar dapat difungsikan dalam waktu yang lebih lama,” tuturnya.

Dengan adanya gedung IGD Walet ini serta fasilitas penunjang medis yang lebih lengkap dapat meningkatkan mutu pelayanan, mempercepat proses penanganan gawat darurat.

“Sekaligus memberikan kenyamanan bagi pasien serta keluarga pasien yang membutuhkan layanan,” ungkapnya.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada segenap jajaran RSUD dr. Abdul Rivai, para tenaga medis, serta staf pendukung yang selama ini telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semoga gedung ini dapat beroperasional dengan baik dan lancar, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bumi Batiwakkal,” harapnya.

Direktur RSUD dr. Abdul Rivai, Jusram mengatakan, alasan pemberian nama gedung walet adalah pihaknya mengambil filosofi walet. Walet ini terbangnya cepat dan hanya hinggap pada sarangnya saja. Ini diharapkan dapat memberikan layanan dan tindakan yang sifatnya semua harus serba cepat dan tepat. Terdiri dari 3 fasilitas yakni, IGD, ruang operasi dan ruang ICU.

“Hal ini memang wajib disiapkan Pemkab Berau tetapi tidak wajib untuk dipakai. Mudah-mudahan kita semua selalu sehat,” bebernya.

Jusram menuturkan, hambatan yang dihadapi di RSUD dr Abdul Rivai adalah di bidang ilmu teknologi dan digitalisasi. Ini menjadi suatu hambatan karena belum sempurna sampai saat ini dan sering menjadi keluhan dari masyarakat. Namun, pihaknya tentu akan membenahi segala bentuk hambatan dan tantangan tersebut.

“Dengan adanya gedung ini kami bisa membantu layanan kesehatan dan program Pemerintah Kabupaten Berau,” tutupnya. (Adv/Riska)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x