src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HM Syafranuddin. (Ningsih) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar direncanakan akan melakukan penyerahan hibah aset lahan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristek), hari ini, Senin 11 April 2022 di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Gubernur Kaltim HM Syafranuddin pada Headlinekaltim.co.
Menurutnya, aset yang dihibahkan tersebut berupa tanah sebanyak dua bidang, masing-masing dengan luas 306,623 M2 atau senilai dengan Rp 6,2 miliar dan lahan seluas 10,100 M2 atau senilai Rp 1,8 miliar.
Dikatakannya, kendala yang dihadapi ISBI Kaltim adalah karena belum adanya izin operasi sehingga persoalan itu pula yang menyebabkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tidak bisa memberikan suntikan anggaran.
“Alhamdulillah ini ada surat datang. Intinya terkait dengan nasib ISBI Kaltim,” ucap HM Syafranuddin.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan (Adpim) Setdaprov Kaltim ini, penyerahan aset tersebut akan dilakukan oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, yang didampingi oleh Bupati Kukar Edi Damansyah.
Dia menerangkan, dalam perjalanannya, ISBI Kaltim sejak 2019 tidak lagi melakukan penerimaan mahasiswa baru. Ini diakibatkan tidak adanya anggaran operasional.
Selama ini, lanjut Syafranuddin, ISBI Kaltim berada di bawah asuhan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Dia menyebut, Pemprov Kaltim sendiri sudah sejak lama berupaya melakukan penyempurnaan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemendikbud ristek dan ISI Yogyakarta.
Menurutnya, ISBI Kaltim tak diizinkan menerima mahasiswa baru tahun 2019/2020 sehingga studi mahasiswa hanya dituntaskan di tahun yang sama.
“Lulusan ISBI Kaltim telah mengabdikan diri sebagai guru di Samarinda dan Paser, hasilnya mereka tidak mengecewakan,” tutupnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal