src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Gubernur Isran Noor melantik 7 komisioner KPID Kaltim. (Ningsih)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Setelah melalui proses panjang dan alot, akhirnya 7 anggota KPID Kaltim periode 2022-2025 dilantik oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, di Ruang Ruhui Rahayu lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim pada Selasa 6 Maret 2022.
7 komisioner tersebut masing-masing adalah:
1. Ali Yamin Ishak
2. Irwansyah
3. Adji Novita Wida Vantina
4. Dedy Pratama
5. Tri Heriyanto
6. Hajaturamsyah
7. Hendro Prasetyo
Gubernur Kaltim Isran Noor meminta seluruh anggota KPID Kaltim yang baru dilantik agar dapat menjalankan dan melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan kepadanya. Termasuk menjadi penyeimbang hal yang terkait sengketa di lembaga penyiaran.
“Fungsinya kan pengawasan, dalam membangun dan mengkoordinasikan sekaligus bisa menjadi jembatan penyeimbang terkait hal-hal sengketa antar lembaga penyiaran, itu tugas dia,” ucapnya saat ditemui awak media usai melakukan pelantikan.
Dikatakannya, KPID Kaltim akan melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang menjadi payung hukumnya.
“Saya yakin mereka akan bekerja dengan baik, sesuai dengan aturan yang memayungi KPID ini,” katanya.
Kepala Dinas Kominfo Kaltim HM Faisal mengatakan, walaupun surat pengangkatan anggota KPID Kaltim periode 2022-2025 telah dikeluarkan pada bulan Februari lalu, tetapi sesuai ketentuan mulai berlaku setelah seluruh anggota KPID dilantik.
“Mudah-mudahan mereka bisa berjalan lancar, tidak usah melihat ke belakang. Di SK, mereka mulai bekerja sejak dilantik. Jadi, walaupun SK bulan Februari dan dilantiknya baru hari ini, artinya mulai berlaku hari ini,” katanya.
“Sementara kekosongan yang terjadi sejak Januari hingga Maret sesuai dengan KPI, itu sudah jelas. Jadi tidak ada masalah, kegiatan tetap berjalan lancar,” sambungnya.
Kepada seluruh anggota KPID Kaltim yang baru dilantik, HM Faisal berharap program mereka juga selaras dengan kebijakan pemerintah, utamanya terkait dengan digitalisasi.
“Kita harus menyukseskan ISO sebentar lagi. Kita Kaltim sudah bersiap sejak tahun lalu untuk beralih ke digital semua, ini menjadi PR mereka. Termasuk maraknya internet dan sebagainya, jadi mereka harus memperketat pengawasan. Jangan sampai terjadi hal yang tidak baik. Mudah-mudahan mereka juga bisa mensosialisasikan siaran digital ini karena ini sebuah peluang usaha yang besar,” imbuhnya.
Anggota KPID Kaltim periode 2022-2025, Dedy Pratama menyebut, pihaknya akan langsung melakukan rapat dan penyusunan program kerja usai dilantik.
“Kita akan melakukan rapat pleno untuk menentukan struktur dan bidang-bidang, selanjutnya kita akan fokus pada bidang masing-masing. Ini sesuai dengan pesan yang disampaikan Pak Gubernur tadi, kita libatkan lembaga penyiaran khususnya televisi dan radio untuk menginformasikan adanya IKN di Kaltim. Sehingga teman-teman media juga bisa ikut terlibat di dalamnya,” katanya.
Menurutnya, dengan perkembangan informasi digitalisasi yang terus berkembang saat ini, perlu adanya fungsi kontrol dari semua pihak. Tidak hanya KPID, tetapi juga masyarakat.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal