src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Gubernur Kaltara Tawarkan Peluang Investasi ke Pengusaha Brunei Darussalam

Gubernur Kaltara Tawarkan Peluang Investasi ke Pengusaha Brunei Darussalam

3 minutes reading
Friday, 2 Apr 2021 13:22 317 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, H Zainal Arifin Paliwang didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) H Faisal Syabaruddin beserta Kasi Perencanaan Sektoral dan Pengembangan Potensi Daerah DPMPTSP Kaltara mengikuti pertemuan secara daring dengan sejumlah calon investor dari Brunei Darussalam.

Para pengusaha tersebut tergabung dalam syarikat Regional Business Development Center Sendirian Benhad (RBDC), Kamis 1 April 2021.

Pertemuan ini adalah silaturahmi dan penjajakan peluang kerja sama dan investasi di berbagai sektor.

Dikatakan Zainal, ada beberapa peluang investasi yang ditawarkan antara lain sektor perkebunan, pertanian, pariwisata, industri, energi, kesehatan dan pendidikan. “Ada tujuh peluang investasi yang kami tawarkan kepada syarikat RBDC Brunei Darussalam tadi dan mereka tertarik untuk dibahas lebih lanjut ke depan, ” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan kondisi Kaltara yang saat ini masih membutuhkan pembangunan sarana penunjang seperti mal, bioskop dan pusat hiburan lainnya. Kaltara memiliki potensi yang besar sehingga harus didorong untuk maju dan sejahtera.

Ia berharap dari pertemuan itu akan terus dilakukan koordinasi secara intens untuk merealisasikan rencana kerja sama dan investasi di sejumlah sektor.

“Saya berharap kita dapat segera melakukan pertemuan untuk membahas kerja sama triangle antara Malinau-Kaltara (Indonesia), Lawas-Serawak (Malaysia) dan Temburong (Brunei Darussalam),” tandasnya.

H Faisal Syabaruddin mengatakan, dalam pertemuan tersebut lebih fokus membahas bagaimana peluang investasi dan kerja sama antara Kaltara dengan Brunei Darussalam dan termasuk Serawak Malaysia.

Sebab, ketiga negara ini berbatasan langsung dan seharusnya dapat saling mendukung membangun pertumbuhan ekonomi bersama, ucapnya.

Salah satu yang disampaikan oleh pihak RBDC yakni terkait peluang investasi sektor pertanian untuk mengembangan beras organik (beras adan), kemudian peluang kerja sama perdagangan hasil ternak seperti kambing dan sapi.

Selama ini, lanjut Faisal, mereka membutuhkan kambing dari Indonesia, namun harus dikirim dari Jakarta karena faktor transportasi. “Nah, ini juga bisa menjadi peluang bisnis bagi Kaltara kalau sudah ada akses jalan dan konektivitas pesawatnya,” jelas Faisal.

Melalui pertemuan ini, Pemprov Kaltara mendorong pembukaan akses infrastruktur jalan yang menghubungkan ketiga negara, mulai Malinau ke Lawas Serawak dan terakhir ke Temburong Brunei Darussalam.

“Tadi Bapak Gubernur mendorong kerjasama infrastruktur jalan ke tiga negara tetangga ini dan sangat didukung oleh pihak RBDC, ” tuturnya.

Hasil pertemuan ini akan dikoordinasikan dengan Pemkab Malinau dan pemerintah pusat melalui BKPM RI, kemenko Bidang Perekonomian, Kemenhankam dan lainnya.

Sebagai informasi, dari pihak syarikat RBDC yang hadir sejumlah perusahan yakni ASAFF Group Company, AURORA, BN.COM.BN dan Center of Excellence (CoE) yang meliputi corporate, economy dan triangle streams.(hms)

Editor: MH Amal

 

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x