src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">


HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Festival Uma Dadou 2024 atau dikenal dengan Festival Budaya Meja Panjang merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun serta untuk memperingati Hari Jadi ke-54 tahun Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau.
Festival ini digelar dengan semarak mulai tanggal 20-28 Juni 2024. Ratusan lebih pengunjung begitu antusias pada malam puncak Festival Budaya Meja Panjang 2024. Pasalnya, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh salah satu pemain sape’ terkenal Uyau Moris, penyanyi dangdut Siti Badriah, dan Panji Petualang.
Adapun berbagai lomba juga dilaksanakan seperti lomba tari tradisional, perahu, menyumpit, menombak, gasing, dan lain-lainnya. Tarian massal sebagai tanda penyambutan tamu juga turut memeriahkan malam penutupan Festival Budaya Meja Panjang 2024.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan ini merupakan pesta budaya tahunan yang harus dijaga dan dilestarikan secara turun temurun. Selama sepekan Kampung Merasa disibukkan dengan berbagai kegiatan, perlombaan, hingga pesta adat Suku Dayak.
“Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, saya turut bergembira dan sangat menyambut baik seluruh rangkaian dari pesta meja panjang yang telah dilaksanakan sejak 20 Juni dan ditutup pada malam hari ini,” jelasnya pada 28 Juni 2024.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan memasak 1000 lemang, makan bersama kampung, stand UMKM yang menjual pernak pernik khas Suku Dayak dan berbagai sajian kuliner.
“Pesta ini juga menjadi ajang pelestarian tradisi dan budaya sekaligus dapat meningkatkan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal khususnya di Kampung Merasa,” tuturnya.
Kata dia, kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Berau juga harus dibina, dibimbing serta didukung supaya lestari dan sampai ke generasi berikutnya.
“Saya memiliki harapan yang besar bahwa kita harus mengembangkan seluruh potensi ini, agar khazanah kebudayaan terus terjaga sampai generasi selanjutnya,” ungkapnya.
Menurutnya, Festival Budaya Meja Panjang di Kampung Merasa merupakan pesta yang sangat luar biasa sehingga harus dikemas dengan menarik tanpa meninggalkan kebudayaan, agar para wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Kabupaten Berau dan menyaksikan langsung festival tersebut.
Apalagi Kampung Merasa masuk dalam 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Untuk itu, potensi budaya dan kekayaan alam perlu dimaksimalkan sebagai peningkatan perekonomian kampung.
“Jadi festival ini harus masif dipromosikan agar kunjungan wisatawan semakin meningkat dan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” bebernya.
Kepala Kampung Merasa, Julita mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Berau yang terus mendukung Festival Budaya Meja Panjang serta membantu pembangunan di Kampung Merasa. Harapannya pesta ini bisa sampai tingkat nasional.
“Saya harap Pemkab Berau dan seluruh pihak terus mendukung kami dalam pembangunan Kampung Merasa, baik dalam pembangunan infastruktur maupun ekonomi, agar menjadi kampung yang lebih baik ke depan,” (Adv/Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim