30.5 C
Samarinda
Saturday, July 2, 2022

DPRD Berau Dorong Peningkatan Cakupan Vaksinasi

banner dprd samarinda

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sesuai data dari Dinas Kesehatan Berau, vaksinasi dosis pertama di Bumi Batiwakkal telah mencapai 61 persen.

Dengan capaian dosis pertama yang melewati 50 persen, membuat Kabupaten Berau bisa memberlakukan PPKM level 2.

Tingginya capaian vaksinasi di Kabupaten Berau juga diapresiasi anggota DPRD Berau Hj Darlena. Politisi NasDem itu juga mendorong pemerintah agar capaian vaksinasi tersebut dapat terus ditingkatkan.

Pasalnya, dengan peningkatan capaian vaksinasi dapat mendorong terbentuknya herd immunity dan semakin menekan penyebaran COVID-19.

“Kami komisi 1 melihat capaian vaksinasi ini tentu mengapresiasi, dan Alhamdulillah COVID-19 bisa kita katakan sudah tidak ada dengan semakin sedikitnya orang terpapar karena saat ini tersisa 2 orang dilaporkan terkonfirmasi positif,” kata Hj Darlena.

“Kita harapkan pemberian vaksinasi kepada masyarakat bisa kita tingkatkan karena ini langkah untuk menekan penyebaran COVID-19 dan mengurangi dampaknya di mayarakat,” tuturnya.

Dirinya juga berharap dengan turunnya status level PPKM dapat berdampak baik bagi masyarakat Berau khususnya untuk pelaku ekonomi. “Mudah-mudahan dengan demikian perekonomian bisa kembali normal,” imbuhnya.

“Kita di DPRD selalu mendorong pemerintah di Komisi 1, kami selalu mengingatkan agar anggaran yang ada salah satunya untuk masyarakat termasuk dalam penanganan COVID-19,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi mengatakan capaian Berau sudah lebih dari 50 persen walaupun masih untuk pemberian dosis pertama.

Dia menegaskan pemberian vaksinasi akan digencarkan untuk dosis kedua jenis Sinovac. Termasuk menggencarkan vaksin pada anak maupun kalangan pelajar.

Ia membeberkan, jika pada akhir tahun cakupan vaksinasi sudah bisa menyentuh angka 70 persen akan membantu mencapai kekebalan komunal.

Namun, itu bisa tercapai jika alokasi vaksin tersedia. Saat ini jenis vaksinasi yang masuk ke Berau sudah mulai beragam, baik jenis Sinovac, Moderna maupun Astrazeneca.

“Apapun jenisnya yang datang, langsung kita berikan ke masyarakat. Kalau untuk dosis kedua, memang masih banyak yang menggunakan Sinovac,” tutupnya. (ADV)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU