src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala DPPR Kukar Setianto Nugroho Aji (foto: Andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kukar akan menyiapkan lahan untuk membangun Balai Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar (BPBAT) Mandiangin Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Lokasinya persis berada di KM 19 Kelurahan Loa Ipuh Darat Kecamatan Tenggarong.
“Lahan yang kita siapkan, di KM 19 di lahan Eks tambang PT Multi Harapan Utama (MHU), ” ucap Kepala DPPR Kukar, Setianto Nugroho Aji, belum lama ini, kepada Headlinekaltim.co.
Aji menambahkan, di lokasi tersebut juga sangat mendukung, karena sudah ada danau eks tambang sebagai pendukung operasional BBI. Lahan yang disiapkan seluas 20 hektare.
“Lahan tersebut bagian dari hibah lahan eks tambang, yang sudah dibangun Sekolah Polisi Negara (SPN) Loa Kulu, dan pengembangan markas Brimob,” ujarnya.
Yang akan dilakukan DPPR Kukar dalam waktu dekat ini, dengan mengurus surat hibah lahan dari MHU ke Pemkab Kukar, jika sudah diterima surat hibahnya, maka akan dipastikan hibah ke KKP Jakarta, bahwa lahan sudah siap dibangunkan BPBAT.
“Nanti, koordinasi ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar langsung, untuk bisa dibuatkan perencanaan pembangunan, ” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris DKP Kukar Musliq memastikan, jika ada BPBAT di Loa Ipuh Darat, bakal menambah jumlah balai perikanan yang ada di Kukar. Saat ini terdapat tiga balai benih di Kukar, satu di Sebulu berstatus Provinsi, dan dua lagi berstatus milik Kabupaten, ada di Perjiwa Tenggarong Seberang dan Sangasanga.
“BPBAT di Loa Ipuh Darat bakal berstatus milik Pusat, ” jelasnya.
Balai tersebut nantinya demi menunjang ketahanan pangan di Kukar, mengingat Kukar sudah terkenal sebagai sentra perikanan air tawar di Kaltim, selain itu untuk menunjang juga keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) baru nantinya.
“Kedepannya kebutuhan pangan akan lebih besar lagi,” tandasnya.
Penulis: Andri
Editor: Amin