src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> DKP Kukar Usulkan 11 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih, Siapkan Sentra Ekonomi Baru bagi Nelayan

DKP Kukar Usulkan 11 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih, Siapkan Sentra Ekonomi Baru bagi Nelayan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Jul 2026 17:33 14 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengawal persiapan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan pihaknya telah mengusulkan 11 lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Seluruh lokasi tersebut telah ditinjau langsung oleh tim kementerian untuk menilai kesiapan sarana, prasarana, serta kelayakan kawasan.

“Kami terus mendampingi seluruh tahapan persiapan pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan di Kukar,” ujar Muslik, Sabtu 4 Juli 2026.

Menurutnya, lokasi yang diusulkan tersebar di wilayah pesisir maupun kawasan hulu Kutai Kartanegara sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kukar, Abdi Yusha, menjelaskan seluruh persyaratan administrasi telah disampaikan kepada KKP dan saat ini pemerintah daerah tinggal menunggu penetapan resmi lokasi penerima program.

Dari 11 lokasi yang diusulkan, satu kampung di Muara Sembilang, Kecamatan Samboja, tidak lagi masuk dalam daftar usulan setelah melalui proses evaluasi.

“Dari 10 lokasi yang tersisa, masih ada satu kawasan yang sedang dievaluasi untuk mencari lokasi pengganti, yakni Muara Kembang di Kecamatan Muara Jawa. Prinsipnya, lokasi yang diusulkan harus benar-benar clean and clear, sehingga tidak memerlukan proses pembebasan lahan. Lahan dapat berasal dari aset desa maupun hibah masyarakat,” jelas Abdi.

Untuk wilayah hulu, terdapat empat desa yang masuk dalam usulan Program Kampung Nelayan Merah Putih, yakni Desa Jantur, Semayang, Pelah, dan Sangkuliman.

DKP Kukar berharap program tersebut mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perikanan. Selain menjadi sentra aktivitas nelayan, kawasan KNMP juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang saling terintegrasi.

Fasilitas yang direncanakan antara lain lantai jemur hasil perikanan, cold storage atau ruangan pengawet, bengkel nelayan, koperasi simpan pinjam, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

“Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir melalui fasilitas yang lengkap dan terintegrasi,” pungkas Abdi. (Andri)

LAINNYA
x