Beranda Berita Berau 10 Kecamatan Ini Rawan Pergeseran Tanah

10 Kecamatan Ini Rawan Pergeseran Tanah

Ilustrasi. (sumber: republika.co.id)

HEADLINEKALTIM.CO,TANJUNG REDEB – Cuaca buruk melanda sebagian besar daerah di Kalimantan Timur, tak terkecuali di Kabupaten Berau. Bahkan, Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah merilis wilayah yang berpotensi terjadi pergerakan tanah di berbagai daerah.

Dalam rilis itu, ada tujuh Kabupaten yang berpotensi terjadi pergerakan tanah. Yakni Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Paser dan Penajam Paser Utara. Banyaknya daerah yang berpotensi tersebut, PVMBG pun mengeluarkan warning system.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat mengatakan, tujuh daerah tersebut saat ini terancam terjadi gempa magnitudo dengan perkiraan kekuatan menengah-tinggi.

Untuk wilayah Berau, ada 10 kecamatan yang berpotensi terjadi gempa. Antara lain, Batu Putih, Biatan, Bidukbiduk, Gunung Tabur, Kelay, Pulau Derawan, Sambaliung, Segah, Tabalar, Talisayan. Dari 10 tersebut, ada lima kecamatan terindikasi memiliki potensi gerakan tanah menengah-tinggi. “Biatan, Bidukbiduk, Kelay, Segah dan Tabalar tercatat sebagai daerah yang berpotensi terjadi pergerakan dengan kekuatan menengah-tinggi,” ujarnya.

Advertisement

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah atau kecamatan tersebut harus segera mempersiapkan diri sedini mungkin. Bukan tanpa alasan, karena warning system dibuat berdasarkan analisa dan perhitungan khusus. “Jadi potensi gerakan tanah ini sudah dipelajari terlebih dahulu oleh ahli. Ini dikeluarkan agar masyarakat bersiap atas kemungkinan yang terjadi,” ungkapnya.

Baca Juga  Hasil Tracing Keluarga Pasien Berau 45, Tiga Orang Positif Covid−19

Meski begitu, imbau dia, masyarakat tak perlu terlalu panik. Jika dibutuhkan, pihaknya akan siap memberikan edukasi tentang bagaimana cara bertahan atau menyelamatkan diri ketika terjadi bencana.

“Sudah ada beberapa daerah yang kami latih untuk tanggap bencana. Jadi secara umum, mungkin Berau siap. Tapi tetap kita tidak minta bencana ini mengguncang Bumi Batiwakkal (sebutan Berau),” tuturnya.

Jika terjadi pergerakan tanah di daerah pegunungan, maka hal itu berpotensi terjadi longsor. Langkah aman, jika terjadi longsor adalah mengevakuasi diri dari tebing. “Kalau gempa terjadi, silakan ambil posisi aman. Kalau bisa cari daerah lapang,” pungkasnya.

Penulis: Sofi

Editor: MH Amal

Komentar