src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Plt Kepala DKP Kukar, Wiyono. HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Untuk tahun ini, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kukar mengadakan pembelian beras baru, untuk cadangan pangan daerah. Pengadaan pangan sangat penting, guna meningkatkan stok pangan beras dalam jumlah standar.
“Stok beras tahun lalu berjumlah 108 ton, terpakai untuk bantuan banjir di hulu mahakam pada mei 2022 yang laly sekitar 35 ton, tersisa mencapai 73 ton,” ucap Plt DKP Kukar, Wiyono, melalui Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Kukar, Subagio, Jum’at 23 September 2022.
Untuk tambahan pembelian beras baru mencapai 45 ton, jadi total ketersediaan beras Kukar mencapai 118 ton, kalau dengan standar Kementan RI sekitar 300 ton untuk stok daerah, namun dengan angka 118 itu sudah aman.
“Kita membeli beras untuk cadangan pangan, juga menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Kita pernah tembus pengadaan mencapai 127 ton,” ucapnya.
Pengadaan beras dilakukan dengan sistem penunjukan langsung, karena sedikit sekali pihak ketiga yang miliki gudang penyimpangan skala besar. Saat ini posisi beras kukar ada di gudang Bulog.
“Kalau nyimpan di gudang Bulog lebih aman, karena perputaran beras terjadi terus menerus, beras lama akan ditukar yang baru,” ungkapnya.
Diperkirakan tahun depan akan diberlakukan biaya sewa gudang di Bulog. Cadangan beras yang dimiliki, bisa digunakan dalam kondisi tertentu seperti terjadi musibah bencana, ada didapati kondisi kemiskinan kronis dalam kelompok masyarakat tertentu.
“Dalam kondisi miskin kronis, dikeluarkan beras berdasarkan permohonan Camat dan disetujui Bupati, ” jelasnya.(Adv174/Andri)