23.4 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Distanak Berau Atur Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Berau mengatur tata cara penyembelihan hewan kurban di masa pandemi Covid-19. Ada beberapa aturan yang harus ditaati saat penyembelihan hewan, salah satunya harus mengantongi surat keterangan sehat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Berau, I Putu Setion pada Jumat, 24 Juli 2020, mengatakan, aturan itu untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus non-alam (Covid-19) selama Hari Raya Iduladha.

Selain itu, panitia kurban juga diwajibkan dari lingkungan tinggal yang sama. Jika ada petugas yang berasal dari daerah lain (provinsi, kabupaten/kota) harus memiliki surat keterangan sehat dari rumah sakit atau Puskesmas.

“Jadi selain hewan kurban yang diatur prosedurnya, petugas dan panitia juga diatur saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban berlangsung,” ucapnya.

Ketentuan lainnya, bagi panitia tetap mengacu pada protokol kesehatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa masker, faceshield dan menjaga jarak.

Untuk tahun ini, Putu mengimbau agar transaksi jual beli hewan kurban sebaiknya dilakukan secara online.

Adapun teknis penyembelihan hewan kurban di masa pandemi, yakni pertama, saat penyembelihan hanya dihadiri oleh panitia dan petugas, pendistribusian daging dilakukan panitia ke rumah mustahik. Mengatur jarak minimal 1 meter dan tidak saling berhadapan saat pengulitan, pencacahan, penanganan dan pengemasan daging.

“Pengemasan daging nanti diusahakan menggunakan plastik bening, bukan yang warna hitam,” tukasnya.

Kedua, petugas mencuci tangan pakai sabun) atau handsanitizer dengan kandungan alkohol 70 %. Setiap orang harus menggunakan APD berupa masker.

Bagi petugas pengulitan, penanganan dan pencacahan karkas/daging dan jeroan harus menggunakan masker, kacamata google/face shield, sarung tangan sekali pakai, apron dan penutup alas kaki. Menghindari berjabat tangan atau kontak langsung lainnya serta menerapkan etika batuk, bersin dan meludah.

Ketiga, aturan dari Distanak Berau yaitu menyediakan fasilitas cuci tangan yang mudah diakses. “Untuk tempat penjualan selalu dibersihkan dan didisinfeksi secara berkala,”pungkasnya.

Penulis : Sofi

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar