src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pelatihan pencegahan stunting bagi guru TK se Kukar oleh Disdikbud Kukar.(sumber : Istimewa) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Menjadi persoalan bersama yang harus diselesaikan, Disdikbud Kukar ikut bagian upaya pencegahan Stunting di Kukar, dengan memberikan pelatihan bagi guru TK di Kukar.
Pelatihan berlangsung di Hotel Horison Samarinda selama empat hari yang diikuti sebanyak 60 peserta dari guru TK. Kegiatan dibuka oleh Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan(GTK) Joko Sampurno, mewakili Kadisdikbud Kukar yang berhalangan hadir.
“Kita punya peran, pencegahan Stunting dari sisi pendidikannya,” sebut Joko, Senin 23 Oktober 2023.
Pelatihan tersebut, dinilai Joko, dari segi pendidik mampu penanggulangan stunting dilingkup peserta didik PAUD dan TK. Sedangkan Tutor pelatihan diambil dari Politeknik Kesehatan(Poltekkes) Samarinda sebanyak enam orang.
“Caranya, dengan lakukan sosialisasi pengasuhan stimulasi yang baik pada peserta didik,” ujarnya.
Bukan hanya lakukan stimulasi saja, guru diharapkan bisa lakukan deteksi dan intervensi dini, jika peserta didiknya ada yang diduga alami stunting,” jelas Joko, yang pernah mengabdi di BKPSDM Kukar ini.
Program Penanganan stunting sudah ada alurnya melalui, Stimulasi deteksi intervensi tumbuh kembang anak(SDITKA), guru bisa menjalankan program tersebut secara aktif berkelanjutan, dengan membuat kegiatan pembelajaran yang sasaran terkait gizi.
“Kami harap juga, guru mampu membuat program pembelajaran yang berkaitan tentang nilai gizi, karena masih ada orang tua yang belum faham dengan nilai gizi,” jelasnya.(ADV/Andri)