src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Sri WahyuniHEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur tengah menggodok rencana pengembangan wisata lintas sektoral yaitu wisata bahari dan ekowisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pengembangan wisata bahari di beberapa wilayah.
“Selain wisata di Biduk-biduk dan Samboja, kami akan koordinasi dengan Kementerian terkait pengembangan wisata,” katanya.
Khusus untuk wilayah kabupaten/kota, kata Sri, pihaknya akan memilah wisata mana saja yang wilayah berbasis desa wisata bahari, budaya dan wisata berbasis hutan.
Pengelompokan wisata ini untuk memudahkan pendataan.
“Misalnya desa yang mengelola kawasan masuk kawasan hutan raya, ini perlakuannya khusus. Kita gandeng Kementrian terkait soal ekowisatanya. Sedangkan desa wisata bahari kita gandeng Kementrian Kelautan dan Perikanan,” bebernya.
Untuk memantapkan rencana pengembangan wisata tersebut, Dinas Pariwisata Kaltim akan membuat sebuah Forum Kelompok Sadar Wisata (Pokdawis) se-Kaltim.
Forum itu nantinya akan memprioritaskan tema-tema yang akan difasilitasi untuk dilakukan pertemuan secara Webinar, menghadirkan kementerian dan lembaga atau OPD untuk membahas pengembangan desa wisata.
Soal potensi wisata di masa pandemi Covid-19 ini, Sri mengakui, ada perubahan perilaku dan minat wisatawan. Mereka tidak lagi menyukai datang secara berkerumun, tetapi memilih alam dan tempat terbuka serta datang secara terbatas. Ini terkait standar protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah.
“Saat ini, desa wisata lebih digemari wisatawan, trennya kembali ke alam. Sekarang bagaimana cara kita menjamin kepercayaan bahwa desa wisata itu menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.
Penulis : Ningsih
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim