23.2 C
Samarinda
Thursday, July 18, 2024

Damkar Evakuasi Jenazah Warga hingga Tangkap Ular yang Masuk Toko Sembako

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Tidak melulu menangani api dan melakukan evakuasi korban kebakaran. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran juga punya tugas ekstra.

Sejak Senin, 23 November 2020, dinihari, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda melakukan sejumlah evakuasi penting.

Pukul 00.35 WITA, petugas Posko 07 menerima informasi dari Call Center 112 bahwa ada warga yang meninggal dunia karena sakit di rumahnya di kawasan L2 untuk dipindahkan ke rumah kerabatnya yang berada di kawasan L1 RT 13 Jalan Poros Kebon Agung, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara.

Menerima informasi tersebut, petugas Damkar bersama dengan tim relawan gabungan segera menuju ke lokasi.

“Saat dievakuasi anggota kami, kondisi jenazah sudah kaku. Selain itu ada kendala sedikit, postur tubuh jenazah tinggi besar sedangkan ruangan sempit, juga saat evakuasi ke lantai 1 agak kesulitan, tangganya sempit dan curam,” ujar Wakil Komandan Operasional Disdamkar Kota Samarinda Sunardi Siman, Senin 23 November 2020 malam.

“Jenazah ini kami evakuasi dari rumahnya di L2, dipindahkan ke rumah kerabatnya di L1,” terangnya.

Selanjutnya, petugas Posko 2 menerima informasi warga bahwa ada seekor ular sawah masuk ke dalam toko sembako di Jalan Trisari RT 25, Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu. Peristiwanya terjadi sekira pukul 06.30 WITA.

“Laporan warga atas nama Wardoyo yang menginformasikan bahwa ada ular sawah masuk dalam warung miliknya,” kata Sunardi Siman.

Evakuasi ular sawah, selain ditangani oleh petugas Damkar Samarinda juga dibantu tim Animal Rescue, dengan durasi 40 menit. Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut diamankan petugas ke posko 2.

Terakhir, petugas Damkar melakukan evakuasi pohon ketapang yang tumbang di Jalan Remaja RT 44, Kelurahan Sungai Pinang Dalam.

Pohon yang tumbang tersebut menutup seluruh badan jalan. Akibatnya kendaraan tidak dapat melintas hingga lebih dari 1 jam. Arus kendaraan pun dialihkan ke Jalan Pemuda.

“Dua pohon ketapang yang tumbang dan menutup jalan. Satu pohon kami potong, karena dikhawatirkan akan tumbang juga,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER