src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Rakor satu hari jelang pelaksanaan Erau 2026.(Sumber : Andri/Headlinekaltim)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri berharap kualitas udara membaik saat Festival Adat Erau 2026 dibuka, Minggu 20 September 2026. Harapan itu disampaikan di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
“Ini tim masih menangani pemadaman di lapangan, mudah-mudahan kualitas udara semakin membaik saat pembukaan Erau besok,” kata Aulia dalam rapat koordinasi jelang pelaksanaan Erau, Sabtu 19 September 2026.
Aulia meminta Dinas Kesehatan Kukar mengantisipasi dampak kesehatan bagi masyarakat selama perhelatan Erau berlangsung selama sepekan, yakni 20-27 September 2026.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Ismi Mufidah yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyatakan pihaknya mendukung penuh agar pelaksanaan Erau berjalan lancar dan aman bagi masyarakat. “Yang bisa kami penuhi kesiapsiagaan pelayanan medis, pencegahan kejadian luar biasa, dan pengawasan kesehatan lingkungan dan makanan,” kata Ismi.
Antisipasi kebakaran juga dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar dengan menyiapkan sarana dan prasarana pemadam kebakaran di lokasi-lokasi kegiatan yang rawan kebakaran.
Sekretaris Disdamkarmatan Kukar Rudy Baharudin mengatakan, personel akan ditempatkan di titik-titik dengan konsentrasi massa padat serta turut membantu penyelamatan masyarakat sebagai bagian dari layanan respons cepat.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar akan menyebarluaskan informasi terkait jadwal dan penunjang pelaksanaan Erau kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kukar Solihin. “Jika ada perubahan jadwal kegiatan Erau, maka akan kami sampaikan ke masyarakat,” ujar Solihin (Andri)