src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Bersaing dengan 4.000 Kandidat, Tiga Siswa Kaltim Terpilih Menjadi Duta Siswa Indonesia

Bersaing dengan 4.000 Kandidat, Tiga Siswa Kaltim Terpilih Menjadi Duta Siswa Indonesia

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Feb 2023 14:13 718 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Yayasan Lingkar Inspirasi Bangsa menggelar ajang Duta Siswa Indonesia yang digelar di Hotel Emerald Garden Jalan Kol. Yos Sudarso No.1 Kelurahan Silakan Kecamatan Medan Baru Kota Medan.

Ajang pemilihan Duta Siswa Indonesia ini diikuti oleh 4.000 siswa dan siswi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, berlangsung dari tanggal 26 Januari 2023 hingga 30 Januari 2023.

Kalimantan Timur (Kaltim) ikut menyumbangkan 15 siswa dan siswi terbaiknya dalam ajang ini.  Tiga diantaranya berhasil mendapatkan nominasi Duta Siswa Indonesia, yaitu:

1. Elsa Instan Syahrie, siswi SMA N 2 Sebulu yang meraih Duta Siswa Enterpreneur dan Antiperundungan.

2. Nadilla Putri,  SMK 1 Samboja yang meraih Runner-up Duta Siswa Indonesia Kategori Duta Siswa Pendidikan Indonesia.

3. Nur Nabila Aulia Salim, asal SMA N 2 Bontang yang meraih kategori Duta Siswa Disabilitas Indonesia.

Duta Siswa Disabilitas Indonesia Nur Nabila Aulia Salim menyebutkan bahwa ada 51 siswa yang berhasil lolos dari tahapan seleksi bersama dengan 4.000 siswa lainnya.

“Jadi kami dari Kaltim, berhasil masuk kategori setelah melalui seleksi saat karantina di Medan,” ujarnya kepada headlinekaltim.co pada Rabu 22 Februari 2023.

Nabila menyampaikan bahwa dirinya memang bergerak di Kota Bontang dengan relawan komunitas disabilitas.

“Saya sendiri memang bergerak bersama di Kota Bontang dengan komunitas disabilitas seperti Papeda dan Perahu Kertas,” katanya dalam wawancara melalui saluran telepon.

Program utama yang dipegang oleh Nabila adalah mendorong aktivitas bersama kawan-kawan disabilitas serta merangkul mereka.

“Kita diminta membuat advokasi program kerja, soal pemberdayaan masyarakat lokal. Selain itu, kita juga didorong untuk merangkul kawan-kawan disabilitas terutama di Bontang,” bebernya.

Ia berharap kehadiran disabilitas terutama di kalangan pelajar dapat diterima dengan wajar dan tidak terasing dan minoritas.

“Harapannya bisa merangkul kawan-kawan disabilitas agar kawan-kawan disabilitas tidak terpinggirkan lagi karena kawan-kawan disabilitas tidak ada perbedaan dengan kita,” tutupnya.

Penulis: Erick

LAINNYA
x