src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Siswa SMPN 2 Tenggarong, kembali ke kelas setelah solat dzuhur di masjid Jami Darul Muthmainnah (sumber : andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Belum memiliki mushola sekolah yang representatif, Siswa siswi SMPN 2 Tenggarong, harus solat Dzuhur di masjid Jami Darul Muthmainah Mangkurawang.
“Sejak 1 Januari 2024, siswa wajib solat di Masjid Jami secara berjamaah, sambil diawasi dan didampingi guru-gurunya,” sebut Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus, Kamis 1 Februari 2024.
Solatnya siswa tidak digabungkan dengan jamaah utama, karena sesuai kesepakatan dengan pengurus masjid. Selain itu, untuk berwudhu siswa dilakukan di sekolah.
Selain tidak punya mushola representatif, sekolah yang terbilang tua itu, juga belum memiliki aula dan perpustakaan yang sesuai standar.
“Sebetulnya, kami sudah kekurangan ruangan, ingin dilebarkan lagi sudah tidak ada lahannya lagi,” ucapnya.
Yunus yang menjabat sejak November 2023 ini merinci, idealnya dengan jumlah murid yang mencapai hampir 800 siswa harus memiliki sebanyak 32 ruang belajar (rumbel) kondisinya hanya punya 27 rumbel saja.
“Akhir mengorbankan ruang kelas dipakai untuk ruang guru dan laboratorium,” ucapnya.
Dirinya merencanakan, untuk lakukan rehab ringan dan sedang yang dianggarkan melalui dana BOS, seperti rehab plafond, toilet, lantai, lapangan, ruangan lainnya.
“Kalau untuk pembangunan gedung baru, dengan lakukan tambah bangunan jadi dua lantai, tidak bisa terakomodir,” pungkasnya.(Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim