src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Gerindra Kukar Mengaku Dirugikan Ulah Kelalaian Petugas Pemilu

Gerindra Kukar Mengaku Dirugikan Ulah Kelalaian Petugas Pemilu

2 minutes reading
Tuesday, 20 Feb 2024 19:32 233 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Berdasarkan evaluasi internal yang dilaksanakan Gerindra Kukar, masih ditemukan kelalaian petugas lembaga Penyelenggaraan Pemilu di lapangan pada pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024. Gerindra mengaku turut menjadi pihak yang dirugikan akibat kelalaian tersebut.

Kelalaian yang dimaksud seperti salah memasukan data perolehan suara oleh petugas KPPS. “Di TPS 9 Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang, berdasarkan hasil Plano C1, suara partai dan Caleg mencapai 46 suara, tadi hasilnya malah tertulis nol, ini sangat kami sayangkan,” ucap Ketua DPC Gerindra Kukar, Alif Turiadi, Selasa 20 Februari 2024.

Tim Gerindra, sebut Alif, sedang mengumpulkan bukti-bukti lain kelalaian penyelenggara terkait kesalahan memasukkan data hasil perolehan suara. Jika banyak keteledoran, maka Gerindra akan melapor ke Bawaslu Kukar.

“Jika banyak terjadi kelalaian, maka kami akan mendesak agar ada Pemilu ulang di TPS yang bermasalah,” ungkapnya.

Dia mengakui beban kerja personel penyelenggara pemilu. Namun, prinsip profesionalisme arus  tetap dijalankan.

Alif juga menyinggung hal-hal yang tidak mengenakkan yang dialami sejumlah saksi Partai Gerindra saat meminta hasil perolehan suara Caleg DPRD Provinsi dan DPR RI. Petugas KPPS tidak mau memberikan datanya karena menganggap saksi tersebut hanya untuk tingkat DPRD Kabupaten.

“Saksi yang kami siapkan memang dua orang, satu saksi Prabowo-Gibran, satu orang lagi saksi partai, yang ditanggung kami dengan tugas mencakup secara umum,” ujarnya.

Alif meminta kepada KPU Kukar untuk mengevaluasi kinerja petugas di jajarannya untuk bersikap profesional dalam penyelenggaraan Pemilu. “Kami nilai, kerja KPU masih jauh dari harapan publik,” pungkasnya.(Andri)

LAINNYA
x