src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Data yang dihimpun Pangkalan TNI Angkatan Laut Balikpapan, pada hari Selasa (2/3) malam sekira pukul 22.20 wita, Tim SAR gabungan menerima berita lewat radio telah terjadi Laka Air Speed Boat Crew Kapal F. Rezeki, yang mengakibatkan sekitar 20 orang terombang ambing dengan pelampung di Perairan Teluk Balikpapan, atau tepatnya boih nol, dengan titik koordinat 01° 20′ 654″ S – 117° 00′ 54″ E.
Dimana pada Selasa malam tersebut, 20 kru Kapal MV Evrydiki berkebangsaan ukraina dan Rusia melaksanakan exchange crew, atau pergantian kru lama dengan kru baru. Kru baru sudah on board ke kapal MV Evrydiki pada pukul 14.50 WITA. Pada pukul 21.00 wita, kru lama yang diganti hendak menuju Balikpapan dengan menggunakan 3 speedboat.
Speedboat 1 bernama erdogan mengangkut 8 kru, speedboat 2 celebes 1 berisi satu kru dan barang bawaan. Sementara speedboat ketiga, atau speedboat yang tenggelam adalah celebes II, yang berisi 11 orang.
Pada pukul 21.40 wita salah satu Mesin kapal celebes II mengalami kerusakan dan diterjang ombak kuat serta minim cahaya. speedboat ini tidak dapat berkordinasi dengan 2 speedboat lainya karena tidak ada radio panggil. Sehingga 2 speedboat lainya terus melanjutkan perjalanan.
Sekira pukul 21.50 wita kapal Celebes II langsung tenggelam. 11 penumpang WNA dan 1 pengemudi Speed Celebes II meminta tolong berteriak. kemudian meminta tolong ke kapal MV Manalagi Yasa yang berjarak 50 meter dari lokasi kejadian.
Dikarenakan didalam speedboat celebes II tidak ada pelampung, maka 4 dari 11 penumpang asing yang dapat berenang mendekati MV Manalagi Yasa. 7 lainnya terapung apung meminta tolong dan selanjutnya di evakuasi dari air oleh TB Danny yang dikontak melalui radio oleh MV Evrydiki yang kebetulan merapat dari lokasi yang tidak jauh.
2 speedboat lainya yang tidak tenggelam kemudian memindahkan 9 penumpang WNA ke TB mulia dalam rangka untuk pengamanan penumpang.
Pada pukul 00.05 wita, tim SAR gabungan melaksanakan pemberangkatan menuju titik kordinat kejadian tenggelam menggunakan Patkamla Lamaru Lanal Balikpapan guna mengevakuasi Penumpang WNA di MV Manalagi Yasa dan 1 orang pengemudi Speed Celebes II.
Namun setelah 2 kali percobaan proses evakuasi tidak dapat dilakukan karena ombak besar. Kemudian Patkamla Lamaru melanjutkan perjalanan menuju TB Mulia untuk mengevakuasi 9 penumpang WNA lainya, pindahan dari speedboat Celebes I dan speedboat Erdogan.

Hingga Rabu siang, 20 korban laka laut berhasil dievakuasi dan dibawa ke Balikpapan. Hal ini dibenarkan motoris speedboat, Syahril, yang kapalnya karam.
“Kapal dihantam gelombang, dan tidak beberapa lama posisi kapal sudah pada posisi 90 derajat sebelum tenggelam. Penumpang kapal sudah saya minta untuk melompat ke laut, ” ujar Syahril pada Rabu siang di dermaga Semayang.
Namun akibat kejadian ini, barang pribadi milik sejumlah WNA dan paspor yang hilang karena berada di dalam kapal yang tenggelam.
Kapal kargo MV Evrydiki diketahui berangkat dari Australia menuju Indonesia, dan saat ini sudah melanjutkan perjalanan menuju China.
20 kru ini rencananya akan berangkat menuju Jakarta pada Kamis (4/3), dan selanjutnya akan pulang menuju Ukraina yang lebih dulu transit di Istanbul, Turki.
Penulis: Iwan
Editor: Amin