src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kadispar Kukar Slamet Hadi Raharjo. (andri) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Satu bulan lagi akan berlangsung event Tenggarong Internasional Folk Art Festival (TIFAF) 2023. Hingga kini, baru satu negara asing yang sudah memastikan untuk ikut serta.
“Dari enam negara peserta asing yang kita undang, baru negara Maroko saja yang siap hadir dan terjadwal,” sebut Kadispar Kukar Slamet Hadi Raharjo, Kamis 15 Juni 2023.
Slamet menyebut kendala para delegasi negara asing untuk memastikan kehadirannya di ajang TIFAF adalah masih diberlakukan pembatasan perjalanan luar negeri sebagai antisipasi penyebaran COVID-19. Kebijakan masing-masing negara memang berbeda-beda.
Meskipun baru satu peserta negara asing yang siap, TIFAF 2023 diyakini tetap ramai. Alasannya, pelaksanaan kegiatan berbarengan dengan festival kebudayaan negara Islam atau OICCA 2023 di Kaltim sebagai tuan rumah.
“Kebetulan juga, ada program pertukaran pelajar internasional, melalui kerja sama Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) sedang berlangsung di Tenggarong sampai bulan Agustus nanti,” paparnya.
TIFAF 2023 akan berlangsung dari 9-14 Juli 2023. Dispar merencanakan memindah lokasi pembukaan yang biasa dilakukan tiap tahunnya. Sedang untuk titik lokasi pagelaran pertandingan dan pertunjukan ada beberapa tempat, seperti lapangan parkir stadion Rondong Demang, halaman Kedaton Kesultanan, Halaman Museum Mulawarman, dan lapangan basket Timbau.
“Pembukaan biasa dilakukan di stadion Rondong Demang. Kali ini, kita rencanakan di Taman Kota Raja (TKR), biar ada suasana baru,” sebutnya.(Andri/#)