src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kondisi banjir di Kecamatan Segah. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Curah hujan tinggi dan disertai kondisi air pasang di Sungai Kelay dan Segah membuat sejumlah kampung di Kecamatan Segah terendam banjir.
Camat Segah Noor Alam menuturkan, banjir ini berbeda dari sebelumnya. Menurutnya, banjir ini tidak bertahan lama karena disebabkan hujan deras dan air pasang. Ketinggian air bervariasi. Ada wilayah yang mencapai 50 cm.
“Kampung yang terendam banjir yakni Long Ayan, Long Laai, Siduung Indah, Tepian Buah, Punan Malinau, dan Gunung Sari,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu 6 Aprik 2022.
Dikatakannya, warga setempat masih belum mengungsi karena mayoritas rumah panggung. Banjir hanya merendam jalanan.
Namun, kondisi ini bisa saja bertambah parah jika hujan deras terus terjadi. Apalagi, Sungai Segah maupun Sungai Kelay dalam kondisi pasang.
“Dari pihak Polsek dan Danramil Segah sudah turun ke lapangan. Tadi saya telpon kepala kampung, sudah surut di Long Ayan. Yah, mudahan aja gak ada hujan lagi kan. Kalo hujan lagi atau hujan 2 hari aja akan banjir betul,” ucapnya.
Danramil Segah Kapten Czi Yusuf Zarkasi menyampaikan personelnya sudah terjun ke lapangan untuk melakukan pemantauan kondisi banjir.
Kata dia, banjir kali ini tidak separah dibanding sebelumnya.“Anggota sudah di lapangan untuk membantu warga dan melakukan pengecekan,” pungkasnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logisitik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat mengatakan, dalam tiga hari terakhir debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Segah dan Kelay terjadi peningkatan.
Air pasang serta curah hujan yang tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga merendam pemukiman warga setempat.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala kampung dan aparat setempat. Sampai saat ini belum ada warga ke pengungsian. Hanya sebagian warga mengevakuasi barang.
“Dari pantauan sudah berangsur-angsur surut,” tuturnya.
Penulis: Riska
Editor: MH Amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim