src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Atlet Difabel Nasional Tewas Saat Latihan Fisik di Kolam Renang

Atlet Difabel Nasional Tewas Saat Latihan Fisik di Kolam Renang

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Sep 2021 22:37 504 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Joko (57), atlet difabel cabang olahraga judo level nasional ditemukan tewas di dalam Kolam Renang Segiri, Kota Samarinda pada Jumat, 17 September 2021, sekitar pukul 17.00 WITA.

Saksi mata bernama Ari mengatakan korban diduga mengalami lemas. Saat melihat korban, dirinya pun langsung meloncat ke dalam kolam dan berusaha menyelamatkan pria yang tampak tak bergerak itu.

“Saya di pinggir kolam dan saya lihat korban di dalam kolam berusaha mengangkat kepalanya ke dasar permukaan. Setelah itu terdiam, dari situ langsung saya terjun menyelamatkan korban,” ungkap Ari saat ditemui di lokasi kejadian.

Diduga, saat itu Joko mengalami kram di bagian paha saat berenang. “Pas saya bawa korban ke tepi kolam, itu kebetulan saya pegang paha korban memang keras sekali, sepertinya korban ini mengalami kram,” jelasnya.

Saat dia hendak melakukan pertolongan pertama, ternyata Joko sama sekali tak bergerak. Dari hidungnya mengeluarkan darah segar. Petugas kolam renang pun langsung melarikan Joko ke rumah sakit AW Sjahranie Samarinda.

Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi langsung melakukan olah TKP awal. Dari hasil keterangan saksi-saksi di lokali kejadian, korban diduga mengalami kram di bagian paha korban.

“Korban diduga lemas, dan dari kondisi korban yang mengeluarkan darah dari dalam hidung diduga mengalami pecah pembuluh darah. Namun untuk memastikan kita tunggu hasil rumah sakit,” ungkapnya.

Alip, petugas penjaga kolam renang mengatakan, Joko merupakan atlet difabel level nasional. Selama 4 hari terhakir, korban selalu melakukan latihan fisik di kolam renang Segiri Samarinda.

“Udah 4 hari ini korban memang rutin sekali latihan renang. Biasanya setiap latihan memang selalu di lakukan di kolam renang di kedalaman 1 meter,” bebernya.

Diketahui, Joko adalah penyandang tunanetra. Dari keterangan Alip, korban sebelumnya baru sembuh dari sakit strok.

Penulis: Riski

Editor: MH Amal

LAINNYA
x