src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Asisten III Setda Berau Meninggal Dunia karena COVID-19

Asisten III Setda Berau Meninggal Dunia karena COVID-19

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Feb 2021 19:14 520 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kasus kematian akibat COVID-19 di Berau terus bertambah. Kali ini, Asisten III Sekretariat Daerah Berau H Ismail meninggal pada Senin 1 Februari 2021 pukul 05.30 WITA di ruang Isolasi COVID-19 RSUD Abdul Rivai.

Sebelumnya, Bupati Berau H Muharram juga meninggal terpapar COVID-19. Pelepasan jenazah Asisten III Setda Berau itu dipimpin Bupati Agus Tantomo, dihadiri Asisten 1 Setkab Berau Datu Kesuma dan sejumlah pejabat OPD Pemkab Berau.

Bupati Agus Tantomo menyebutkan bahwa almarhum adalah sosok yang baik. Almarhum masih sempat komunikasi dengan dirinya seminggu yang lalu saat terkonfirmasi COVID-19.

“Beliau adalah pejabat yang baik, teman diskusi saya, kita semua merasa kehilangan, terhadap keluarga yang ditinggalkan bisa ikhlas melepas beliau dan kita doakan mendapat tempat yang baik di sisi Allah dan segala amal baiknya diterima di sisi Allah,” ungkap Agus saat melepas jenazah di RSUD dr Abdul Rivai.

“Saya benar-benar tidak menyangka Pak Ismail meninggalkan kita, 9 Januari 2021 lalu beliau masih sempat menghadiri pelantikan saya. Minggu lalu ketika beliau positif masih sempat mengirim WA ke saya dan tidak menyangka hari ini beliau telah pergi mendahului kita,” tuturnya.

Orang nomor satu di Berau itupun mengajak masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan COVID-19 agar korban nyawa tidak terus bertambah.

Dokter Spesialis Paru RSUD dr Abdul Rivai Berau dr Robert Naiborhu menjelaskan sebelum meninggal dunia, almarhum Ismail itu sempat menjalani isolasi mandiri. Namun, karena kondisi semakin parah beliau dirujuk ke RSUD.

“Kondisinya sama seperti pasien yang lain, artinya beliau datang dengan kondisi sesak nafas, sebelumnya terkonfirmasi 4 hari sebelumnya dengan gejala ringan lalu diputuskan dengan isolasi mandiri,” tuturnya.

“Ternyata keadaan terakhir tidak memungkinkan untuk dilanjutkan lalu datang ke rumah sakit. Waktu datang ke rumah sakit memang sudah kesulitan bernafas namun masih bisa kita tangani dengan pemberian oksigen setelah dalam pengobatan keadaan semakin menurun dengan pneumonia berat sehingga gagal nafas pada pukul 05.10 pagi tadi,” tuturnya.

Selain Asisten III, hari ini terdapat pasien lain yang meninggal berinisial MK warga Kecamatan Sambaliung.

Hingga saat ini, jumlah pasien COVID-19 meninggal dunia 36 orang. Sementara pasien terkonfirmasi positif sudah mencapai 2.396 kasus, masih menjalani perawatan 502 kasus.

Penulis: Sofi
Editor: MH Amal

LAINNYA
x