src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ketua KPU Berau Budi Harianto. (Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau mendata sebanyak 4.634 pemilih yang mengurus pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Diketahui, sebanyak 2.672 orang melakukan pindah memilih ke Berau dan sebanyak 1.962 orang melakukan pindah memilih keluar Berau.
Ketua KPU Berau Budi Hardianto menyampaikan dua ketergori warga pindah memilih. Untuk kategori yang pertama sudah berakhir tanggal 15 Januari 2024 lalu dengan 9 persyaratan pindah memilih.
“Namun rincian itu beda-beda, seperti alasan pindah memilih kan macam-macam. Ada yang mungkin karena kerja di pertambangan atau perkebunan, ada karena alasan kuliah, dan sebagainya,” jelasnya saat dikonfirmasi headlinekaltim.co pada 25 Januari 2024 di Kantor KPU Berau.
Dijelaskannya, 9 persyaratan pindah memilih yang dimaksud yakni, menjalankan tugas di tempat lain pada saat hari pemungutan suara, menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan dan keluarga yang mendampingi, penyandang disabilitas yang menjalankan perawatan di panti sosial atau panti rehabilitasi, menjalani rehabilitasi narkoba, menjadi tahanan di rutan, tugas belajar/menempuh pendidikan menegah atau tinggi, pindah domisili, tertimpa bencana alam dan bekerja di luar domisili.
“Itu total yang berakhir pada tanggal 15 Januari 2024 lalu. Pindah memilih ini sudah lama kita sosialisasikan,” bebernya.
Kata dia, untuk kategori yang kedua dengan 4 persyaratan pindah memilih, diantaranya, pindah dengan alasan bertugas di tempat lain pada hari pemungutan suara, menjalani rawat inap atau mendampingi pasien rawat inap, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan rutan atau lapas yang sedang menjalani hukuman penjara.
“Itu berakhir nanti sampai H-7 pemungutan suara atau sampai pada tanggal 7 Februari 2024. Yang ini jumlahnya belum ada karena belum selesai tahapan,” pungkasnya. (Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim