HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Arus balik Lebaran 1446 Hijriah di Terminal Tipe A Samarinda Seberang berlangsung aman dan tertib. Pada Senin (7/4), tercatat sebanyak 32 unit bus AKAP (antar-kota antar-provinsi) beroperasi di terminal yang terletak di sisi barat Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur. Meski jumlah penumpang meningkat dibanding hari biasa, aktivitas tetap terpantau normal tanpa gangguan berarti.
Dari pagi hingga malam, mulai pukul 06.00 WITA hingga 22.00 WITA, pergerakan kendaraan dan penumpang berjalan lancar. Yunita Sari, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal, menyampaikan bahwa cuaca cerah turut menunjang kelancaran operasional di terminal.
“Kondisi pergerakan kendaraan bus dan penumpang di terminal terpantau lancar dan normal,” ujar Yunita pada Selasa (8/4).
Dari data resmi, sebanyak 18 bus AKAP asal Kalimantan Selatan masuk ke Samarinda pada puncak arus balik, membawa sekitar 230 penumpang. Penumpang dari berbagai daerah seperti Banjarmasin, Banua Enam, dan sekitarnya mulai berdatangan ke Samarinda, sebagian besar sudah turun lebih dulu di kota-kota transit seperti Paser, Penajam, dan Balikpapan.
Sementara itu, 14 bus AKAP diberangkatkan dari terminal ke berbagai kota tujuan di luar Pulau Kalimantan, mengangkut total 317 penumpang. Beberapa di antaranya melanjutkan perjalanan ke Sulawesi, Pulau Jawa, bahkan Sumatera melalui moda transportasi lanjutan dari pelabuhan atau bandara.
Yunita menegaskan bahwa kelancaran arus balik ini tidak terjadi begitu saja. Tim terminal telah melakukan antisipasi jauh-jauh hari, termasuk kesiapan petugas, posko pelayanan, serta koordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan.
“Kami bersyukur bahwa hingga penghujung arus balik ini, tidak ada kejadian insidental maupun menonjol yang mengganggu kelancaran operasional terminal,” ungkapnya. Ia menyebut kesiapan itu sebagai hasil kerja sama tim yang solid dan komunikasi lintas sektor yang berjalan baik.
Petugas lapangan juga disiagakan di titik-titik strategis untuk membantu penumpang, memberikan arahan, serta melakukan pemantauan keamanan.
Selain memastikan pelayanan optimal, Yunita tak lupa mengingatkan penumpang untuk tetap waspada. Barang bawaan yang tidak dijaga dapat memicu kehilangan, apalagi di tengah lalu lalang penumpang yang cukup padat.
“Kami imbau agar penumpang selalu memperhatikan barang bawaan dan menjaga ketertiban di area terminal. Jangan sampai ada yang tertinggal atau hilang,” katanya.
Imbauan juga ditujukan kepada para pengemudi bus. Keselamatan berkendara menjadi prioritas utama, terutama mengingat potensi kemacetan di jalur-jalur utama Kalimantan pasca-Lebaran masih cukup tinggi.
Memasuki Selasa pagi, suasana di Terminal Samarinda Seberang mulai kembali normal. Aktivitas penumpang tetap ada namun tidak seintens puncak arus balik. Petugas tetap bersiaga, mengingat masih ada beberapa masyarakat yang melakukan perjalanan lanjutan setelah Lebaran.
Yunita juga menegaskan bahwa pihak terminal akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Rencana peningkatan fasilitas dan layanan digitalisasi juga mulai digagas, termasuk integrasi sistem informasi penumpang dan pemesanan tiket.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas di terminal agar masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat menggunakan transportasi umum,” tutupnya.
Artikel Asli baca di antaranews.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim