src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> DLHK Berau Catat Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup

DLHK Berau Catat Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Agu 2026 19:43 36 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau berhasil mencatatkan peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) secara konsisten dalam tiga tahun terakhir. Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, menyebut keberhasilan itu menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha mampu menghasilkan perubahan positif di sektor lingkungan.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat aksi nyata menghadapi ancaman perubahan iklim,” jelasnya pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Hotel Mercure Berau.

Ia mengungkapkan, komitmen tersebut tercermin dari meningkatnya capaian Indeks Kualitas Lingkungan (IKL) Kabupaten Berau dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, IKL berada di angka 93,76 persen dengan Indeks Respons 26. Angka tersebut meningkat menjadi 94,8 persen pada 2024 dengan Indeks Respons 45,80, kemudian kembali naik menjadi 95,26 persen pada periode 2025/2026 dengan Indeks Respons mencapai 94,4 persen.

Peningkatan juga terjadi pada Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Dari 75,8 persen pada 2023, naik menjadi 78,95 persen pada 2024, kemudian mencapai 83,66 persen pada 2025/2026.

Menurut Zulkifli, tren positif tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan lingkungan di Kabupaten Berau berjalan ke arah yang baik. Namun, mempertahankan capaian itu memerlukan keterlibatan seluruh pihak secara berkelanjutan. “Capaian ini membuktikan kualitas lingkungan di Berau masih terjaga. Tantangan kita sekarang adalah mempertahankan bahkan meningkatkannya melalui kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.

Sebagai implementasi tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLHK Berau telah melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Mulai dari aksi bersih lingkungan dan kerja bakti massal, penanaman mangrove sebagai mitigasi perubahan iklim, penguatan Program Kampung Iklim (Proklim), hingga kampanye pengurangan penggunaan plastik.

DLHK juga terus mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi melalui pembentukan bank sampah, lomba kebersihan antar-RT, serta edukasi lingkungan di berbagai kalangan. Zulkifli berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut mampu membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin semangat ini terus berlanjut. Mewujudkan Berau yang hijau, bersih, sehat, dan tangguh terhadap perubahan iklim bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat dan dunia usaha,” pungkasnya. (Riska)

LAINNYA
x