src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 8 Penyebab Telat Haid yang Perlu Diwaspadai: Faktor Hormon, Stres, hingga Penyakit Kronis

8 Penyebab Telat Haid yang Perlu Diwaspadai: Faktor Hormon, Stres, hingga Penyakit Kronis

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Nov 2025 12:57 163 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Banyak perempuan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, dan kondisi ini sering dikaitkan dengan kehamilan. Padahal, penyebab telat haid dapat berasal dari berbagai faktor medis maupun nonmedis. Beberapa penelitian menunjukkan prevalensi siklus haid tidak teratur berkisar 5–35,6 persen, bergantung pada usia, pekerjaan, dan lokasi. Umumnya, menstruasi terjadi setiap 28 hari, namun rentang normal berada di kisaran 21–35 hari.

Dilansir dari CNN Indonesia, berikut sejumlah penyebab telat haid yang perlu mendapat perhatian:

1. Stres
Stres kronis menjadi salah satu penyebab telat haid paling umum. Kondisi mental yang terganggu dapat memengaruhi hormon dan ritme tubuh, termasuk fungsi otak yang mengatur siklus menstruasi. Dalam jangka panjang, stres juga dapat memicu perubahan berat badan drastis yang semakin memperburuk ketidakteraturan haid.

2. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang cepat atau ekstrem sering menjadi penyebab telat haid karena tubuh kehilangan keseimbangan energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi reproduksi.

3. Kenaikan berat badan
Kenaikan berat badan secara signifikan juga dapat berdampak pada siklus menstruasi. Obesitas memicu produksi estrogen berlebih, salah satu penyebab telat haid yang dapat menghambat atau bahkan menghentikan menstruasi.

4. Penggunaan alat kontrasepsi
Metode kontrasepsi tertentu seperti pil kombinasi, pil progestin, implan, suntik, IUD, koyo, dan cincin vagina sering mengubah pola menstruasi. Perubahan tersebut dapat berupa siklus memanjang, lebih pendek, atau tidak haid sama sekali, sehingga menjadi penyebab telat haid yang umum ditemui.

5. Kondisi tiroid
Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau terlalu lambat juga berperan sebagai penyebab telat haid. Tiroid memengaruhi metabolisme dan kadar hormon dalam tubuh sehingga gangguan pada organ ini sering berimbas pada menstruasi.

6. PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)
PCOS adalah salah satu penyebab telat haid yang cukup sering terjadi. Penderitanya memiliki kadar androgen berlebih dan mengalami kista pada ovarium. Ketidakseimbangan hormon ini mengganggu ovulasi sehingga menstruasi menjadi tidak teratur. Resistensi insulin yang sering menyertai PCOS juga memperburuk kondisi.

7. Primary ovarian insufficiency (POI)
POI atau insufisiensi ovarium primer terjadi ketika ovarium berhenti berfungsi sebelum usia 40 tahun. Kondisi ini dapat menyebabkan menopause dini dan menjadi penyebab telat haid yang serius. Gejalanya meliputi hot flashes, keringat malam, vagina kering, hingga kesulitan konsentrasi. Pemeriksaan medis sangat dianjurkan jika tanda-tanda tersebut muncul.

8. Kondisi kronis lain
Beberapa penyakit kronis seperti diabetes dan celiac disease juga tercatat sebagai penyebab telat haid. Diabetes dengan gula darah tidak terkontrol dapat mengganggu siklus menstruasi, sementara penyakit celiac menyebabkan malabsorpsi nutrisi yang berdampak pada fungsi hormonal.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x