src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Momentum HUT ke-81 TNI, Korem 091/ASN Fokus Tangani Karhutla hingga Ketahanan Pangan

Momentum HUT ke-81 TNI, Korem 091/ASN Fokus Tangani Karhutla hingga Ketahanan Pangan

waktu baca 3 menit
Senin, 5 Okt 2026 12:00 30 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga penguatan ketahanan pangan menjadi bagian dari tugas yang terus dijalankan jajaran Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) di Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul usai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Makorem 091/ASN, Samarinda, Senin, 5 Oktober 2026.

Anggara mengatakan, jajaran TNI di wilayah Kaltim masih terlibat bersama pemerintah daerah, Polri dan pemangku kepentingan lainnya dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi kabut asap yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Penanganan dilakukan setiap kali muncul titik api agar tidak berkembang dan meluas.

Ia menyebut kondisi sepanjang Agustus hingga September masih diwarnai asap, namun titik kebakaran yang muncul dapat segera ditangani. “Alhamdulillah, ya selama kurun waktu kurang lebih mulai dari Agustus sampai dengan September ini memang ada asap, tapi hampir tiap hari itu kita berjibaku. Bisa kita padamkan ketika nyala, tidak ada yang berkelanjutan sampai menebar dan meluas,” kata Anggara.

Di luar penanganan karhutla, Korem 091/ASN juga menjalankan dukungan terhadap program ketahanan pangan. Dikatakannya, jajaran Kodim di wilayah Kaltim telah mendapat perintah untuk mengaktifkan pusat produksi. Pusat produksi tersebut nantinya tidak hanya bergerak pada satu sektor. TNI mendorong terbentuknya klaster pertanian, peternakan dan perikanan dengan melibatkan masyarakat yang selama ini sudah menjalankan usaha di bidang tersebut.

Konsepnya, kegiatan produksi tidak berhenti pada pemberian bantuan. Masyarakat yang terlibat diharapkan dapat menjalankan proses secara berkelanjutan, mulai dari produksi hingga pengolahan hasil. “Jadi, nanti ada kluster-kluster pertanian, peternakan, perikanan yang bisa menggandeng teman-teman yang bergerak di pertanian yang lain bersama-sama untuk menciptakan bagaimana proses dari hulu sampai hilirisasi agar bisa berjalan berkelanjutan,” papar dia.

Pola tersebut penting agar bantuan pemerintah tidak hanya memberikan dampak dalam waktu singkat. Setelah bantuan diberikan, masyarakat diharapkan mampu meneruskannya menjadi kegiatan produktif. “Sehingga bantuan-bantuan pemerintah itu tidak hanya begitu dibantu hilang, ini bisa terus berkelanjutan sehingga pemerintah sekali bantu, diharapkan dia panjang, tidak hanya panas-panas sebentar habis itu hilang,” katanya.

Untuk mendukung ketersediaan pangan, program cetak sawah juga masih berjalan di Kaltim. Anggara menyebut pada 2025 pihaknya mengerjakan sekitar 1.200 hektare. Sementara untuk tahap berikutnya, ia menyebut ada rencana pencetakan sawah sekitar 5.000 hektare. Pengembangan sektor pangan tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat kemampuan daerah memenuhi kebutuhan sendiri. Ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah dinilai perlu diantisipasi, terutama apabila terjadi gangguan pada jalur distribusi.

“Ya, itu tentunya dalam konteks bagaimana supaya pulau-pulau besar ini bisa menghidupi dirinya sendiri,” tuturnya.

Dalam peringatan HUT ke-81 TNI, Anggara juga menyampaikan bahwa jajaran Korem 091/ASN diminta menjadikan prinsip PRIMA sebagai pegangan dalam menjalankan tugas. PRIMA mencakup Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif. Prinsip tersebut menjadi pedoman bagi prajurit dalam menjalankan tugas sesuai fungsi dan jabatannya, termasuk ketika terlibat dalam persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan prinsip tersebut, pihaknya akan terus menjalankan berbagai tugas di wilayah, termasuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Memang banyak tugas-tugas yang sedang kita laksanakan sekarang dalam rangka mendukung program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo,” demikian Anggara Sitompul. (Retno)

LAINNYA
x