src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat meraih juara satu lomba desa tingkat nasional regional III dan penghargaan Anugerah Upakarya Wanua Nugraha tahun 2022 di Jakarta. (Foto: Ist/humas)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyerahkan piagam penghargaan Lencana Desa Mandiri dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia kepada 6 Kampung dan penyerahan piagam serta Dana Insentif Kampung (DIKA) kepada 15 kampung pada Rabu, 17 Januari 2024 di Balai Mufakat.
Sri berharap agar kepala kampung di Kabupaten Berau dapat meningkatkan kinerjanya dalam membangun kampungnya masing-masing dan memaksimalkan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dengan potensi serta keunggulan di setiap kampung.
“Saya minta untuk lebih kreatif dalam upaya menggali sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK) serta memaksimalkan segala potensi dan sumber daya yang ada,” jelasnya pada saat membuka pelatihan dan peningkatan kapasitas kepala kampung dalam penyelenggaraan pemerintah kampung yang dihadiri 100 kepala kampung dan 12 camat pada Rabu, 17 Januari 2024.
Menurutnya, kegiatan ini akan menjadikan para aparatur kampung memiliki kepribadian dan sikap dasar sebagai aparatur pemerintahan yang disiplin dan profesional. “Mengingat Kepala kampung dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, dalam mengakomodasi seluruh kepentingan masyarakat. Untuk itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh untuk memajukan kampung,” tegasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tentram Rahayu mengatakan, status indeks desa membangun (IDM) di Kabupaten Berau pada saat ini yakni, desa tertinggal ada 1 kampung, desa berkembang sebanyak 43 kampung, desa maju sebanyak 39 kampung, dan desa mandiri sebanyak 17 kampung.
“Yang mana sebelumnya ada 11 kampung. Jadi pada tahun ini ada tambahan 6 kampung mandiri. Penghargaan diberikan atas naiknya status kampung dari maju menjadi mandiri,” ucapnya.
Dikatakannya, 6 kampung mandiri tersebut yakni Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan, Kampung Tumbit Melayu dan Tumbit Dayak Kecamatan Sambaliung, Kampung Maluang dan Merancang Ilir Kecamatan Gunung Tabur, Kampung Biduk-Biduk Kecamatan Biduk-Biduk, dan Kampung Labanan Makarti Kecamatan Teluk Bayur.
Bupati Berau juga akan menyerahkan dana intensif kinerja kepada 15 kampung dengan kinerja terbaik yang dananya adalah 1 persen dari alokasi dana kampung (ADK) Kabupaten Berau. Untuk diketahui ADK pada tahun ini sebesar Rp320 miliar.
“Berarti ada Rp3,2 miliar yang akan diserahkan kepada 15 kampung dengan pengharhgaan sebagai kinerja pengelola terbaik,” ungkapnya.
Adapun 15 kampung tersebut yakni Kampung Sumber Agung, Kampung Biatan Ilir, Kampung Pegat Batumbuk, Kampung Labanan Makarti, Kampung Tembudan, Kampung Tunggal Bumi, Kampung Bukit Makmur Jaya, Kampung Maluang, Kampung Tepian Buah, Kampung Campur Sari, Kampung Karangan, Kampung Long Lanuk, Kampung Tumbit Dayak, Kampung Gurimbang, dan Kampung Harapan Maju. Kata dia, ini sebagai dasar juga agar kampung dapat berkontribusi dengan pendapatan asli kampung (PAK), jadi salah satu penilaiannya adalah PAK.
Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kampung dan kecamatan bahwa DPMK Berau juga secara berturut-turut mendapat panji keberhasilan bidang pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa sebanyak 7 kali.
“Kami mohon panji keberhasilan ini dapat dipertahankan. Seperti harapan Bupati Berau agar kampung-kampung yang sudah menjadi juara kita semua bertekad untuk melanjutkan menjadi juara kembali,” pungkasnya. (Riska)
Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya