27.8 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

30.232 Nakes se-Kaltim Mendapat Vaksin Mulai Januari-April

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemprov Kaltim melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim akan memprioritaskan 30.232 tenaga kesehatan (Nakes) di 10 kabupaten/kota untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 tahap pertama.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Padilah Mante Runa menyebut nakes yang mendapat vaksin khususnya mereka yang bertugas menangani pasien COVID-19 atau yang langsung melakukan kontak fisik dengan pasien tersebut di ruang ICU dan ruang isolasi khusus. Pemberian vaksin tahap pertama ini mulai dilaksanakan Januari hingga April 2021.

“Tahap pertama dilaksanakan Januari sampai April 2021 untuk seluruh tenaga kesehatan,” terangnya.

Distribusi dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 akan dilakukan secara serentak di 10 kabupaten/kota di Kaltim, dengan jumlah yang menyesuaikan kondisi dan situasi masing-masing daerah.

Dia merincikan, tenaga kesehatan yang akan menerima vaksinasi COVID-19 di daerah, yaitu:

1. Kota Samarinda, 7.083 tenaga kesehatan.
2. Kota Balikpapan,5.494 tenaga kesehatan.
3. Kabupaten Kutai Kartanegara, 4. 4.072 orang tenaga kesehatan.
5. Kabupaten Kutai Timur, 3.060 orang tenaga kesehatan.
6. Kabupaten Berau, 2.127 orang tenaga kesehatan.
7. Kabupaten Kutai Barat, 2.079 orang tenaga kesehatan.
8. Kota Bontang, 2.049 orang tenaga kesehatan
9. Kabupaten Paser Panajam Utara, 1.297 orang tenaga kesehatan
10. Kabupaten Mahakam Ulu, 958 orang tenaga kesehatan.

Dari jumlah 25.520 dosis vaksin COVID-19 yang datang di tahap pertama pada Selasa lalu, dapat digunakan untuk 12.760 orang tenaga kesehatan. Alasannya, satu orang penerima vaksin akan mendapatkan dua kali suntikan. Dengan rentang waktu penyuntikan vaksin pertama ke vaksin yang kedua yaitu 14 hari.

Dengan jumlah vaksin yang ada saat ini, dr Fadillah Mante Runa mengaku, jumlah tersebut masih kurang jika dibanding dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada di seluruh Kaltim. Namun demikian, ia memastikan Pemerintah Pusat akan secara bertahap mengirimkan tambahan vaksin COVID-19.

“Jika dibandingkan jumlah vaksin dengan tenaga kesehatan kita, tentu masih kurang. Tetapi secara bertahap, vaksin akan datang terus sesuai kebutuhan masing-masing daerah,” ujarnya.

Kaltim sendiri, kata dr Padillah Mante Runa merupakan provinsi yang masuk dalam prioritas penerima vaksinasi COVID-19.

“Secara keseluruhan akan tercukupi dalam beberapa tahap, karena Kaltim sudah masuk prioritas, selain beberapa provinsi lain, sesuai jumlah sasaran vaksinasi,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU