src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Plt Kepala Bappeda Kukar Sy Vanesa Vilna.(foto: andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ribuan usulan pembangunan dari masyarakat terpaksa dihapus oleh Pemkab Kukar dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di APBD 2024.
“Dari total 12.051 usulan masyarakat, kita pangkas sebanyak 3.126 usulan dengan berbagai pertimbangan,” sebut Plt Kepala Bappeda Kukar, Sy Vanesa Vilna, Selasa 4 April 2023 sore di kantornya.
Vanesa menjelaskan, berbagai pertimbangan dipangkasnya 3.126 usulan tersebut sudah diverifikasi tim perangkat daerah. Alasan pemangkasan seperti lokasi kegiatan yang tidak jelas, usulan berganda, dan persyaratan administrasi yang tidak lengkap.
“Sisa 8.925 usulan yang akan dibiayai APBD 2024,” sebutnya.
Vanesa menyebut, pendapat riil Kukar tahun 2024 sebesar Rp 4 triliun ditambah pendapatan lainnya diperkirakan akan tembus Rp 7 triliun. Dari rencana anggaran tersebut, akan dipergunakan untuk empat pos, program mandatori, Standar Pelayanan Minimal (SPM), program dedikasi bupati dan wakil bupati.
“Satu program lagi mendukung program nasional dan provinsi seperti penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem,” paparnya.
Musrenbang kabupaten sudah sesuai tahapan, melalui forum konsultasi publik, musrenbang desa dan kecamatan hingga rencana kerja yang dimasukan di Musrenbang dan RKPD 2024 dan nantinya masuk di rencana akhir program pemerintah daerah.
“Saat ini, masih verifikasi usulan pokir DPRD Kukar, sudah finalisasi usulan karena harus sudah masuk dari pekan depan,” pungkasnya.(#)
Penulis: Andri