src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tangkapan layar video evakuasi jenazah warga meninggal dunia karena corona. (Ist) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Di Samarinda, warga terkonfirmasi COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) terus “berguguran”.
Faktanya, semalam seorang laki-laki berinisial PS (50) warga Jalan Ir Sutami, Sungai Kunjang, Samarinda Ulu menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani Isoman di rumahnya.
Kejadiannya sekitar pukul 22.00 WITA, Kamis 22 Juli 2021. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda kembali mengevakuasi jasad warga tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda Ifran mengatakan, PS berdasarkan hasil pemeriksaan swab Antigen terkonfirmasi positif COVID-19.
“Tanggal 22 Juli 2021 pukul 22.00 WITA, kembali kami lakukan proses evakuasi yang kedua terhadap jenazah di Jalan Ir Sutami GG Pusaka. Laki-laki, hasil swab Antigen positif. Untuk malam ini ada 2 kali kami lakukan evakuasi, yang sebelumnya di Jalan P Antasari. Selanjutnya jenazah akan kami lansir ke RSU IA Moeis untuk dimakamkan secara protokol COVID-19,” ucapnya melalui vidio yang dirilisnya, tadi malam.
Masih kata Ifran, Kamis sore, pihaknya juga telah memakamkan 2 jenazah dengan protokol COVID-19.
“1 jenazah perempuan dari RSU IA Moeis dan 1 jenazah dari RS Medika Citra jenis kelamin laki-laki. Keduanya dimakamkan secara protokol COVID-19,” ujarnya.
Ifran mengingatkan, di Samarinda sendiri, pihaknya telah 8 kali melakukan evakuasi jenazah pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri.
Dirinya pun menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang ada. Untuk itu ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk selalu menaati peraturan pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai meluasnya penularan virus COVID-19.
“Masih ada terus penambahan kematian setiap hari, artinya wabah ini masih ganas menyerang kita. Tetap selalu waspada dan jalankan Prokes,” pesannya.
Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal