src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wabup Rendi Solihin. (foto: andri/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Angka kemiskinan di Kutai Kertanegara alami kenaikan. Dari 7,21 persen di tahun 2019 menjadi 7,31 persen di tahun 2020.
Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin optimistis tahun ini mampu turunkan angka kemiskinan.
Dia mengaku punya strategi dalam menurunkan angka kemiskinan. Diantaranya, menjalankan program pembangunan manusia yang mandiri dan berdaya saing, peningkatan layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.
“Program tersebut mampu menurunkan angka kemiskinan, ” ucapnya.
Program lainnya, menurut Wabup, ada pada peningkatan nilai tambah produk masyarakat, pengembangan pertanian dalam arti luas, peningkatan industri pengelolaan pariwisata, serta maksimalkan gerakan ekonomi kreatif masyarakat.
“Kita targetkan, PAD tahun ini meningkat, dari tahun sebelumnya sebesar Rp 450 miliar,” ujarnya.
Selain itu, kelompok sasaran program pengentasan kemiskinan juga menyasar nelayan miskin sebanyak 25.000 orang. Selain itu, mengkuliahkan 1.000 guru yang belum sarjana, pemberdayaan pelajar dan pemuda melalui program siap kerja.
Kemudian, program kesejahteraan sosial, serta penguatan infrastruktur penunjang perekonomian masyarakat.
“Program tersebut, masuk di RPJMD Kukar periode 2021-2026 yang tujuan besarnya menyejahterakan masyarakat, ” pungkasnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal