src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sayyid Hasan (Foto: Teguh/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Kondisi Pandemi COVID-19 memukul sektor ekonomi. Banyak perusahaan-perusahaan melakukan pengurangan karyawan sehingga menyumbang angka pengangguran.
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten PPU, Sayyid Hasan mengatakan, di masa pandemi, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau (UMKM) menjadi salah satu penggerak roda perekonomian.
“Butuh kreativitas dan pembacaan peluang untuk menghadapi kondisi saat ini agar perputaran ekonomi dapat tetap berjalan. Saat ini UMKM dapat menjadi salah satu solusi agar perputaran ekonomi di daerah kita tetap berputar normal,” ucapnya.
Namun, lanjut Sayyid Hasan, UMKM juga butuh bantuan permodalan agar bisa bergerak. “Ini butuh peran semua elemen masyarakat, terkhusus kepada pengusaha-pengusaha ritel atau pun toko modern agar bisa memfasilitasi pelaku-pelaku UMKM yang ada di daerah,” tegasnya.
Menurutnya, di Benua Taka, banyak produk-produk rumahan yang potensial namun belum terfasilitasi. “Dari hasil temuan kita di lapangan, banyak orang produk rumahan. Namun, kebanyakan dari mereka terkendala dari label, kemasan untuk bisa diserap pasar,” tuturnya.
Penulis: Teguh
Editor: MH Amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim