23 C
Samarinda
Thursday, October 28, 2021

Ucap Kalimat Syahadat, 28 ‘Manusia Perahu’ di Tanjung Batu Jadi Mualaf

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Berau Syarifuddin Israil memimpin prosesi pengucapan dua kalimat syahadat oleh 28 manusia perahu di Masjid Baitussalam Kampung Tanjung Batu, Berau, Kaltim, Kamis 16 Juli 2020.

Prosesi ini disaksikan Camat Pulau Derawan, Muhammad Tasrif, KUA Kecamatan Pulau Derawan, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pulau Derawan dan RT setempat.

Prosesi pengucapan kalimat syahadat massal digelar setelah warga yang kerap diberi julukan ‘Manusia Perahu’ memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Ketua Rukun Tetangga 001 Tanjung Batu, Rukini, mengungkapkan, puluhan warga yang kini menjadi mualaf, sudah hampir dua tahun tinggal bermukim di wilayahnya.

“Mereka ini berasal dari daerah Malaysia, sudah hampir sekitar dua tahunan bermukim di wilayah RT saya. Mereka ngontrak rumah dan mencari nafkah di Kampung Tanjung Batu ini,” ungkapnya.

Total warga tersebut sebanyak 6 Kepala Keluarga dengan total jumlah 28 jiwa.

Usai mengikrarkan kalimat syahadat, Syarifuddin memberikan arahan, bimbingan, serta petunjuk tentang tuntunan agama Islam kepada puluhan mualaf tersebut.

‘Manusia perahu’ ini juga akan dibimbing secara bertahap, melalui Program Muallaf Center Kabupaten Berau. Mulai dari bimbingan membaca Alquran, bimbingan tata cara salat, dan bimbingan fikih Islam.

“Secara administrasi kependudukan, ”Manusia Perahu‘ ini juga akan dibantu untuk mendapatkan legalitas kependudukan secara sah, di antaranya mendapatkan KTP-el dan KK masing-masing,” tutur Tasrif.

Dikutip dari National Geographic, manusia perahu identik dengan suku bajo, yang sebagian besar hidupnya dihabiskan meniti buih laut di atas perahu. Sebutan lain bagi manusia perahu adalah orang laut. Mereka dikenal sebagai manusia perahu karema menjelajah laut tanpa mengenal batas perairan negara.

Penulis : Sofi

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU