src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pjs Bupati Berau M Ramadhan.HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Warga yang tinggal di sekitar daerah wisata sejarah diminta untuk membantu pemerintah lakukan promosi. Para pemandu wisata juga diharapkan dapat mempromosikan wisata sejarah di Berau agar lebih dikenal lagi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kabupaten Berau tidak hanya banyak memiliki wisata bahari, tetapi juga banyak memiliki wisata yang bersejarah, seperti Keraton Sambaliung, Museum Gunung Tabur, termasuk di daerah pedalaman dan pesisir lainnya. Jadi para pemandu wisata harus mempromosikan objek – objek wisata sejarah yang ada di Kabupaten Berau,” kata Pjs Bupati Berau, Muhammad Ramadhan, Minggu 8 November 2020.
Ramadhan menyebutkan, orientasi pengembangan pariwisata berbasis sejarah sangat menarik untuk dikembangkan. Di satu sisi memberikan dampak positif bagi penerimaan daerah, dan di sisi lain memberikan manfaat bagi tumbuh-kembangnya industri kreatif.
“Pentingnya pengelolaan objek wisata sejarah dengan cara memahami, mencintai dan menyayangi objek wisata sejarah tersebut agar selanjutnya mampu menarik wisatawan mau datang ke objek wisata sejarah yang dimaksud,” ungkapnya.
Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi ragam sejarah dan budaya. Apabila dikelola dengan baik akan menjadi daya tarik bagi pasar potensial pariwisata tingkat lokal maupun nasional.
“Potensi wisata sejarah Berau cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik,” ujarnya.
Oleh sebab itu, pelatihan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata kelola manajemen destinasi wisata dinilai sangat penting.
“Dengan adanya pelatihan kompetensi pengelola destinasi pariwisata dan pelaku usaha pariwisata bisa ditingkatkan, termasuk juga pelaku dan pengelola objek sejarah,” pungkasnya.
Penulis: Sofi
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim