27.5 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Tolak Pabrik Sawit, Masyarakat Gunung Sari Gunakan Ikat Kepala Kuning

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Menggunakan ikat kepala kuning, masyarakat beserta pemangku adat Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau melakukan aksi di depan Kantor Bupati Berau, Jumat 11 Juni 2021.

Aksi tersebut sebagai bentuk protes dan penolakan keras pendirian pabrik kelapa sawit di daerahnya.

“Kami berangkat jauh-jauh meminta kepala daerah untuk menemui kami, kami tidak akan masuk ke dalam bangunan megah itu,” ujar Koordinator Lapangan Unjuk Rasa Pemuda Gunung Sari, Rizal.

Dikatakannya, pendirian perusahaan tersebut cacat secara hukum. Ia berharap Bupati Berau Sri Juniarsih menemui mereka secara langsung di halaman Kantor Bupati Berau. “Kami menuntut hak kami, meminta perusahaan sawit itu keluar dari kampung kami,” jelasnya.

Ia menjelaskan, isu pendirian perusahaan kelapa sawit itu telah ada sejak awal 2020 lalu, di masa pemerintahan Kepala Kampung Gunung Sari sebelumnya.

Rizal mengatakan, salah satu anggota wakil rakyat diduga turut memberikan persetujuan atas pembangunan pabrik sawit.

Pembangunan sempat terhenti. Dari keterangan yang diketahuinya, pembangunan kembali dilanjutkan setelah adanya pemimpin daerah baru.

“Kami meminta secara hormat agar kepala daerah menandatangani petisi kami agar pabrik sawit itu bisa hengkang dari kampung,” ungkapnya.

Lanjut dia, pabrik sawit tersebut menjanjikan beberapa keuntungan kepada masyarakat kampung. Namun, belum ada persetujuan, perusahaan ternyata telah membuka lahan tanpa sepengetahuan masyarakat Kampung Gunung Sari.

“Kami tidak ingin melanggar protokol (kesehatan). Kami datang ke jalanan mengatasnasnamakan masyarakat, menuntut keadilan,” bebernya.

Jika bupati tidak datang dan menandatangani petisi mereka, lanjut Rizal, akan ada demonstrasi berkelanjutan.

“Selaku pemangku keputusan, kami ingin Bupati menemui kami, jika Ibu tidak turun, biarkan kami masuk ke dalam gedung untuk menemui orang-orang pintar di sana,” tutupnya.

Unjuk rasa ini dijaga ketat pihak kepolisian dan Satpol PP. Masyarakat Kampung Gunung Sari tidak menerima pertemuan di dalam gedung.

Penulis: Sofi
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar