src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas Satgas COVID-19 melakukan rapid antigen secara acak kepada pengunjung di sejumlah titik keramaian. (andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pengunjung pasar seni, angkringan, dan pelabuhan depan Museum Mulawarman Tenggarong diam tak berkutik, saat puluhan petugas Satgas COVID-19 Kukar datang dan lakukan Rapid Antigen secara random, Sabtu 3 Juli 2021 malam.
Kegiatan dipimpin oleh Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kukar, Sunggono yang juga Sekda Kukar. Turut hadir Kadinkes Martina Yulianti, Kasatpol PP Fida Hurasani, Kabag Ops Polres Kukar dan Kodim 0906 Tenggarong.
Sunggono menyebut, uji sampel antigen bagi pengunjung titik keramaian yang ada di Tenggarong merupakan program inisiatif dari Satgas COVID-19.
“Jumlah peningkatan pasien COVID-19 di Kukar cukup tinggi terutama di Tenggarong, makanya kami harus lakukan kegiatan ini, ” sebut Sunggono.
Jika ada pengunjung yang didapati positif COVID-19 maka akan diantar ke wisma atlet untuk isolasi atau ke rumah yang bersangkutan untuk dilakukan isolasi mandiri.
Yang menjadi sasaran kegiatan, sebut Sunggono, adalah anak muda dan orang tua yang belum divaksinasi.
“Beberapa tempat keramaian, seperti pasar malam dan tempat acara warga, akan dilakukan Rapid Antigen acak. Ini sangat penting demi melindungi masyarakat Kukar, ” jelasnya.
Fida Hurasani memastikan, ini program untuk memberikan teguran kepada pengunjung keramaian bahwa pemerintah ingin memutus rantai penyebaran COVID-19.
“Imbauan sudah beberapa kali disampaikan, namun masih ditemukan kelompok masyarakat yang melanggar prokes. Sanksi sosial ringan juga sudah dilakukan, masih saja ada yang melanggar, makanya kita lakukan uji sampel, ” ucapnya.
Memang, akunya, dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 berbenturan dengan usaha perekonomian masyarakat.
“Kita masih toleransi kepada pelaku UKM atau warung silahkan tetap buka usahanya, tapi harus tutup pukul 21.00 WITA sesuai arahan pemerintah, ” pungkasnya.
Hasil akhir uji sampel acak kepada hampir 100 orang di tiga lokasi kemarin malam, tidak ditemukan warga positif COVID-19. “Semuanya negatif COVID-19, ” ucap salah satu petugas.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal